nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demi Keselamatan, Maskapai Finlandia Timbang Berat Badan Penumpang Sebelum Terbang

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 03 November 2017 21:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 03 18 1808144 demi-keselamatan-maskapai-finlandia-timbang-berat-badan-penumpang-sebelum-terbang-SjsBz7CIHH.jpg Pesawat Finnair. (Foto: The Sun)

HELSINKI – Hal yang tak biasa dilakukan oleh sebuah maskapai penerbangan di Finlandia. Pada umumnya pihak maskapai penerbangan akan menghitung berat bawaan penumpang, namun berbeda dengan maskapai yang satu ini.

Sebagaimana diwartakan The Independent, Jumat (3/11/2017), maskapai asal Finlandia, Finnair, akan menghitung berat penumpang yang akan menaiki pesawatnya. Mereka akan meminta penumpang untuk menimbang saat check-in.

Mereka mulai melakukan hal tersebut pada Minggu 29 Oktober 2017. Penumpang maskapai tersebut di Bandara Helsinki diminta untuk menimbang sebelum menaiki pesawat.

BACA JUGA: "Penerbangan ke Neraka" yang Terakhir Berhasil Mendarat dengan Selamat di Finlandia

Namun, skema yang diterapkan adalah sukarela. Jadi, penumpang yang tidak ingin melakukannya masih diperbolehkan terbang.

Hal ini dilakukan untuk mengumpulkan data terkait berat penumpang. Pihak Finnair melakukan hal tersebut guna memastikan bahwa perhitungan yang mereka gunakan saat ini untuk menghitung bahan bakar, barang, serta penumpang telah akurat atau belum.

Sampai saat ini, FinnAir masih menggunakan estimasi berat standar penumpang sesuai European Aviation Safety Agency (EASA). Standar tersebut menghitung 88 kilogram (kg) untuk penumpang laki-laki, 70 kg untuk wanita, 35 kg untuk anak-anak. Hitungan tersebut termasuk tas yang dibawa masing-masing penumpang.

"Kami memiliki budaya keselamatan yang kuat di Finnair, dan kami juga sangat terdeposit, jadi kami ingin memastikan bahwa kami memiliki data terbaik dalam kinerja pesawat terbang dan penghitungan muatan,” ujar juru bicara maskapai.

BACA JUGA: Penerbangan Horor di Friday The 13th

Menurutnya, penumpang memberikan respons yang baik terhadap hal tersebut. Orang-orang mengerti pentingnya keselamatan mereka saat melakukan sebuah perjalanan.

Sejauh ini, 180 relawan telah menawarkan diri untuk ditimbang sebelum menaiki pesawat, bersama barang bawaan mereka. Finnair sendiri membutuhkan 2.000 sukarelawan untuk menghitung muatan reguler tersebut. Menurutnya, muatan penumpang dapat bervariasi sesuai rute dan penumpang.

"Semua maskapai penerbangan memiliki rute sendiri yang mungkin sangat berbeda dalam hal profil penumpang. Pelancong korporat memiliki jumlah barang bawaan yang berbeda dengan penumpang lainnya. Selain itu, ada pula perbedaan bobot antara laki-laki dan perempuan,” jelasnya.

BACA JUGA: Mantap! Telah Penuhi Standar Internasional, PBB Cabut Larangan Terbang Maskapai Thailand

Tindakan ini bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh maskapai asal Finlandia tersebut. Finnair sebelumnya juga melakukan studi ini pada 1980-an.

Proyek ini akan berlanjut hingga 2018. Mereka akan melihat rata-rata bobot pada setiap musim. Pasalnya, ketika musim dingin, barang bawaan penumpang tentu lebih banyak karena membawa mantel tebal. (DJI)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini