
Ia berharap seluruh tenaga kesehatan yang ada di dinas kesehatan daerah dapat memberikan pencegahan penyakit difteri, khususnya kepada para anak dan pelajar. "TNI dan Polri juga, orang dewasa harus juga diberikan pencegahan," jelasnya.
Menkes Nila menambahkan, pihaknya juga tengah melakukan kajian penyebab penyebaran wabah difteri. Pasalnya, terdapat dugaan penyakit ini muncul lantaran masih banyak masyarakat Indonesia yang anti-terhadap vaksin atau imunisasi.
"Kami juga minta dalam hal ini ada beberapa masyarakat yang tidak mau diimunisasi. Jadi ini bisa menyebabkan daya tahan tubuh mereka enggak ada. Kemudian kita yang diimunisasi karena daya tahannya jadi turun kena juga. Jadi, penyebarannya seperti gitu ya," tukasnya.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.