Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hadiri ‎HUT AMS Ke-51, Jokowi Sampaikan Pencapaian Pembangunan Infrastruktur di Jabar

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Kamis, 28 Desember 2017 |15:44 WIB
Hadiri ‎HUT AMS Ke-51, Jokowi Sampaikan Pencapaian Pembangunan Infrastruktur di Jabar
Presiden Jokowi Hadiri HUT AMS ke-51 (foto: Biro Pers Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Ke-51 di Gedung Merdeka Kota Bandung‎, Jawa Barat, Kamis (28/12/2017).

D‎alam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan berbagai perkembangan infrastruktur di Tanah Pasundan mulai dari pembersihan sungai Citarum, penyelesaian bandara baru Kertajati, pembangunan Tol Bogor Ciawi Sukabumi dan jalur ganda kereta api, serta pembangunan bandara di Sukabumi.

(foto: Biro Pers Setpres)

(Baca Juga: Jokowi Bagikan 53 Ribu Sertifikat Tanah ke Warga Kalimantan Barat)

Kepala Negara mengatakan, bahwa dirinya telah mendapatkan informasi bahwa Sungai Citarum sudah menjadi sungai yang sangat kotor lantaran adanya limbah pabrik di lokasi.

"Polusi dari pabrik masuk semua ke sana dan saya juga mendapat informasi beberapa bakteri sudah muncul di sana," kata Jokowi ‎dari rilis resmi Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin‎.

Sehingga, menurut mantan Gubernur DKI Jakarta persoalan ini ‎tentunya bukan merupakan hal yang baik untuk pertanian di hulu dan hilir. "Juga tidak bagus untuk penduduk yang memanfatkan Citarum untuk air bersih terutama penduduk yang ada di Jakarta karena mengambil airnya hampir seluruhnya dari sungai Citarum," ungkapnya.

Sebab itu pembenahan total Sungai Citarum akan dimulai pada pertengahan bulan Januari 2018, baik berupa rehabilitasi lahan yang berada di hulu maupun hal-hal yang berkaitan dengan anak sungai.

(foto: Biro Pers Setpres)

"Juga air yang berasal dari pabrik-pabrik semuanya akan kita lihat menyeluruh karena kita ingin sungai ini betul-betul bermanfaat bagi pertanian di Jawa Barat dan air baku di Jawa Barat sehingga Citarum bisa kembali ke sungai jaman dulu kala yang bersih yang bisa dipakai untuk kehidupan sehari-hari warga di Jawa Barat," terang Jokowi.

Sementara untuk Bandara Kertajati, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa pada pertengahan tahun 2018 bandara tersebut sudah akan diselesaikan dan digunakan.

"Ini adalah airport yang sangat besar, sangat bermanfaat untuk mendorong mobilitas barang (dan) orang terutama di Jawa Barat. Dan kita harapkan betul-betul bisa menggerakkan ekonomi kita," kata Jokowi.

Selanjutnya pencapaian pemerintah dalam membangun infastruktur di Jawa Barat adalah penyelesaian jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang akan rampung pada pertengahan 2019.

(Baca Juga: Jokowi: Jangan Sampai Pilkada Memecah Belah Kerukunan Bangsa Kita)

Sehingga diharapkan mampu mempersingkat waktu tempuh antara Jakarta menuju Sukabumi yang hanya berjarak sekitar 60 kilometer. "Saya pernah mengalami sendiri 6 jam," terangnya.

(foto: Biro Pers Setpres)

Presiden Jokowi menambahkan, pemerintah telah memulai pembangunan jalur ganda rel kereta Bogor-Sukabumi pada dua pekan silam. "Dua minggu yang lalu, kita harap Bogor Sukabumi Cianjur, semaunya tersambung double track," tuturnya.

Pemerintah juga akan memulai pembangunan bandar udara di Sukabumi pada 2018. Kepala Negara masih enggan membocorkan lokasi pembangunan tersebut dikhawatirkan harga tanah yang melonjak.

"Tapi di sebelah mana, bapak ibu jangan tanya ke saya karena begitu tahu tanahnya akan melonjak, nggak jadi bangun airportnya, (nanti) tahu-tahu grounbreaking, nanti baru diputuskan setelah urusan tanah selesai," ujarnya.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement