Dalam buku, konten bacaan yang berbau porno itu ditemukan pada beberapa halaman. Diantaranya di halaman 294 hingga 303. Selain isi bacaan, novel itu memperlihatkan sketsa pria dengan lawan jenisnya sedang bercumbu. Sebab itu, Syarifah berharap kejadian seperti itu tidak terulang kembali, dan pengawas peredaran buku pun harus dilakukan dengan ketat.
"Yang sekilas menampakkan peran Arjuna sedang berhubungan layaknya suami istri,” jelas Syarifah, soal isi buku tersebut.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPR Kabupaten Aceh Timur, Irwanda sangat menyesalkan atas beredarnya buku berbau pornografi tersebut. Dirinya meminta Dinas Pendidikan Aceh Timur segera menarik edar buku tersebut dari sekolah dan melakukan evaluasi terhadap sekolah.
”Penemuan buku sejenis novel memilik unsur pornografi, benar. Telah kita tindaklanjuti ke sekolah untuk segera ditarik dari peredaran yang telah dibagi kepada siswa,” kata Irwanda.
Penemuan buku itu bermula ketika menerima laporan dari satu orang tua murid, bahwa ada buku bacaan yang beredar namun di dalamnya ada gambar porno. Setelah mendapatkan laporan itu, anggota dewan setempat melakukan penelusuran dan mencari tahu kebenaran informasi tersebut.