Image

Bakal Kunjungi Afghanistan, JK: Kalau Niat Baik, Insya Allah Aman

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 13 Februari 2018 18:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 13 337 1859080 bakal-kunjungi-afghanistan-jk-kalau-niat-baik-insya-allah-aman-20TAc2eIuz.jpg Wapres JK.

JAKARTA - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) akan berangkat ke Kabul, Afghanistan, pada 26 Februari 2018. JK memenuhi undangan High Peace Council (HPC) negara tersebut dalam rangka membantu proses perdamaian di sana.

"HPC mengundang saya untuk datang ke Kabul, kira-kira tanggal 26," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Politikus Golkar itu berujar, tidak ada persiapan khusus dalam lawatan ke Afghanistan itu. Di sana Kalla akan bertemu semua tokoh di negara tersebut untuk berbagi pengalaman mengenai resolusi konflik. Sebab, Indonesia sebagai negara besar terbilang mampu melewati berbagai konflik yang mendera, seperti di Poso, Ambon dan Aceh.

"Ketemu tokoh-tokoh di sana untuk bagaimana caranya Indonesia membantu sebagai negara besar lebih netral, tanpa satu kepetingan. Bagaimana sharing untuk mencari solusi bersama," ungkap Kalla.

(Baca juga: Presiden Jokowi Terus Dukung Perdamaian di Afghanistan)

Lebih lanjut, dia menegaskan tidak khawatir dengan kondisi keamanan di Afghanistan. Ia yakin lawatannya ke sana akan berjalan mulus, lantaran Indonesia memiliki niat baik untuk terlibat dalam proses perdamaian di negeri itu.

"Semua kalau anda membicarakan konflik didahului dengan ketakutan, jangan masuk. Di mana-mana saya selesaikan itu semua orang bunuh-bunuhan di Poso, Ambon, Aceh, kita masuk saja. Berdoa supaya kita biasanya kalau niat baik, Insya Allah (aman dan selamat)," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah lebih dulu mengunjungi Kabul, Afghanistan. Kunjungan Kepala Negara ke sana bertujuan untuk menguatkan hubungan bilateral kedua negara sekaligus perwujudan diplomasi perdamaian.

Kunjungan kenegaraan itu dilakukan di tengah gejolak di Ibu Kota Afghanistan, Kabul. Serangkaian serangan kelompok militan menewaskan ratusan orang dalam sepekan terakhir. Bahkan, menjelang kedatangan Jokowi, insiden ledakan bom kembali mengguncang Kabul.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini