Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Proses Kemunculan Cawapres Pendamping Jokowi hanya Bagian dari Strategi Politik

Muhamad Rizky , Jurnalis-Minggu, 08 April 2018 |06:32 WIB
Proses Kemunculan Cawapres Pendamping Jokowi hanya Bagian dari Strategi Politik
Presiden Joko Widodo. Foto Puspa Perwitasari/Antara
A
A
A

JAKARTA – Joko Widodo hingga saat ini masih belum menyebut satu nama untuk mendampinginya di Pemilihan Presiden 2019, karena proses kemunculan nama calon wakil presiden itu merupakan bagian dari strategi politik.

Pengamat Politik Maksimus Ramses Lalongkoe mengatakan, nama cawapres Jokowi hanya tinggal menunggu waktu saja. Ramses menganggap belum keluarnya nama pendamping Jokowi bisa jadi sebuah strategi untuk membaca kekuatan lawan politiknya.

"Soal cawapres itu bisa saja soal strategi politik tim Jokowi apakah ditentukan sekarang atau malah menunggu ada calon lain yang umumkan baru mereka umumkan. Ini soal waktu dan strategi saja," kata Ramses saat dihubungi Okezone, Sabtu, (7/4/2018).

Menurut Ramses, saat ini Jokowi masih melihat siapa yang akan menjadi lawannya untuk memastikan siapa yang tepat sebagai pendampingnya.

"Saya melihatnya mereka masih melihat lawan politik seperti apa sosok calon lawan politik, baru mereka tentukan siapa yang tepat dampingi Jokowi. Sekarang bisa saja lobi-lobi politik lintas partai untuk mengerucutkan arah dukungan," terangnya.

AHY Undang Jokowi untuk Hadir dalam Rapimnas Partai Demokrat

Ramses meyakini, nama cawapres Jokowi nantinya akan keluar pada detik akhir. Terlebih lawan yang digadang-gadang akan menandinginya yakni Prabowo belum juga mendeklarasikan diri.

"Kemungkinan besar mereka akan tentukan cawapresnya di detik-detik terakhir apalagi sampai saat ini Prabowo belum deklarasi atau nyatakan diri maju," paparnya.

Saat ini, katanya, tiap-tiap parpol memiliki keinginan yang sama untuk menjadi pendamping Jokowi. Namun demikian, Jokowi harus tepat dalam memilih agar mewakili semuanya.

"Sebagian besar partai pendukung Jokowi punya keinginan sama untuk dorong kadernya masing-masing dan siapa di antara tokoh-tokoh sekarang nampaknya sedang lakukan lobi-lobi," tukasnya.

Sejulah parpol secara resmi sudah menyatakn dukungan kepada Jokowi di Pilres 2019, yakni PDIP, Partai Gokar, Partai Gerindo, Partai Nasdem, Partai Hanura.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement