Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terinspirasi Jokowi Seorang Pria Nekat Modifikasi Motor Chopper, saat Jalan Malah Kena Razia

Antara , Jurnalis-Minggu, 27 Mei 2018 |09:17 WIB
Terinspirasi Jokowi Seorang Pria Nekat Modifikasi Motor Chopper, saat Jalan Malah Kena Razia
Presiden Jokowi memimpin touring dengan motor choppernya saat berkunjung ke Sukabumi, Jawa Barat (Biro Pers Setpres)
A
A
A

SURABAYA - Pengendara sepeda motor modifikasi chopper terjaring operasi cipta kondisi yang digelar Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, Minggu (27/5/2018) dini hari.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Eva Guna Pan Pandia mengatakan bahwa Operasi Cipta Kondisi yang digelar sejak Sabtu 26 Mei malam hingga Minggu menjelang subuh itu untuk memberi rasa aman kepada masyarakat.

"Operasi malam Minggu hingga menjelang subuh ini tidak hanya memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan tapi juga memeriksa semua barang bawaan pengendara. Kita antisipasi minuman keras,narkoba, senjata tajam atau bahan-bahan berbahaya untuk memberi rasa aman kepada masyarakat," ujarnya.

Andre Kurniawan, pengendara motor chopper yang dimodifikasi seperti milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut, tampak pasrah saat ditindak pidana ringan atau tilang dalam operasi cipta kondisi yang berlangsung hingga menjelang subuh di depan Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo, Surabaya, Jawa Timur.

"Kena tilang karena tidak ada kaca spion dan pelat nomornya," ujar pemuda berusia 24 tahun warga Wonokusumo Surabaya itu.

Dia berdalih memodifikasi sepeda motornya menjadi "Chopper" karena terinspirasi Presiden Jokowi, yang belum lama lalu viral di media sosial setelah mengendarainya untuk meninjau proyek padat karya di Sukabumi, Jawa Barat, pada 8 April.

 

Sepeda motor "Chopper" milik Andre adalah modifikasi dari Honda Astrea 800 produksi tahun 1990. "Saya habis Rp10 juta untuk memodifikasinya biar mirip seperti Chopper milik Pak Jokowi," katanya.

Menurut dia, belum dipasangi pelat nomor dan kaca spion karena modifikasinya belum selesai.

"Ini rencananya mau diikutkan lomba modifikasi motor 'Chopper Cup' di Malang pekan depan. Modifikasinya belum selesai. Rencananya mau saya bawa ke rumah teman di Wonokromo untuk menyelesaikan modifikasinya," ujarnya.

Andre menandaskan, surat-surat kendaraannya itu lengkap, kecuali pajaknya mati setahun. Namun karena tidak berpelat nomor, polisi terpaksa mengangkutnya ke Kantor Polrestabes Surabaya untuk disita.

"Kata Pak Polisi, bisa diambil setelah menunjukkan pelat nomor aslinya, serta disuruh melengkapi pembayaran pajaknya yang mati," ucapnya.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement