nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pantai Anyer dan Sekitarnya Sepi Terompet & Kembang Api

Rasyid Ridho , Jurnalis · Senin 31 Desember 2018 19:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 31 340 1998347 pantai-anyer-dan-sekitarnya-sepi-terompet-kembang-api-9hp5MtmncB.jpg Suasa saat warga dan wisatawan panik setelah tsunami menerjang Pantai Anyer (Foto: Rasyid/Okezone)

SERANG - Sepi, suasana itu terjadi Pantai Carita dan anyer pasca bencana tsunami yang menerjang Pesisir Banten. Diprediksi minat wisatawan untuk menghabiskan malam pergantian tahun baru di sepanjang Pantai Anyer hingga Carita jauh berkurang dibanding tahun sebelumnya.

Malam pergantian tahun 2019 juga tidak akan semeriah tahun-tahun sebelumnya. Suara terompet dan kembang api tidak akan menghiasi langit pesisir pantai di Banten. Kemacetan dijalur wisata Anyer-Carita tidak bakal terjadi.

Masyarakat yang masih takut akan terjadinya tsunami susulan dan adanya imbauan dari berbagai pihak agar menjauhi bibir pantai membuat masyarakat memilih menghabiskan malam tahun baru di rumah atau di beraktifitas di tengah kota.

(Baca Juga: Malam Tahun Baru di Anyer-Carita Bakal Diguyur Hujan)

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan di penginapan dan hotel disepanjang pesisir pantai Anyer, Carita sampai Tanjung Lesung

"Tahun lalu (tahun baru 2018) titik di daerah pantai paling ramai, hotel full semua tapi di tahun ini berubah begitu signifikan justru daerah dampak musibah kemarin selain hotel rusak wisatawan sepi, Kita cek semua hunian hotel turun dan sepi," kata Tomsi. Senin (31/12/2018).

Kapolda meminta masyarakat melaksanakan imbauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk menjauhi pantai sementara waktu sampai situasi kembali aman. "Patroli di kawasan wisata tetap kita laksanakan meskipun fokuysnya di titik keramain di tengah kota," tandasnya.

Sementara itu, Pelaku usaha di Pantai Karangsuraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Supendi (44) mengaku,suasana malam tahun baru tidak akan seramai tahun-tahun sebelumnya. Sebab, dua hari sebelumnyta pada tahun lalu hotel, jalanan sudah penuh dengan wisatawan.

"Tahun sekarang beda, karna ada tsunami kemarin jadinya sepi. Kamar hotel sudah penuh di-booking, sekarang pada di-cancel. Jalanannya juga sepi," katanya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini