Polisi Bongkar Jaringan Narkoba di Yogyakarta, 9 Tersangka Diamankan

Kuntadi, Koran SI · Jum'at 25 Januari 2019 00:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 24 512 2009103 polisi-bongkar-jaringan-narkoba-di-yogyakarta-9-tersangka-diamankan-nbr5HeWyFW.jpg Petugas Polisi gelar jumpa Pers (Foto: Kuntadi/Okezone)

SLEMAN – Petugas Satresnarkoba Polres Sleman, DI Yogyakarta berhasil membongkar jaringan dan pengedar piskotropika dan narkoba yang kerap mengedarkan barang-barang terlarang di wilayah DIY.

Setidaknya ada sembilan orang tersangka yang diamankan berikut barang bukti berupa ratusan pil psikotropika, puluhan botol miras import aspal, dan juga paket sabu-sabu.

Sembilan orang tersangka yang diamankan adalah JT (30) warga Bantul dengan barang bukti yang diamankan 15 butir pil calmlet. Tersangka JU (26) warga Boyolali dengan barang bukti tiga pipet kaca, alat hisap, 1 butir calmlet dan sedotan.

Petugas juga mengamankan JA (28) warga Dlingo, Bantul dengan barang bukti 9 butir Calmlet dan SA (25) Warga Ngaglik, Sleman denga nbarang bukti 226 butir pil trihexypenidhyl yang dikemas dalam 10 paket. petugas mengankan 1R (40) dan DP (35) yang mengedarkan psikotropika berupa pil calmlet. Dari keduanya petugas menyita 17 butir pil.

Baca Juga: Gerebek Markas Narkoba, Petugas Gabungan Tangkap Sejumlah Orang

Narkoba

Petugas juga mengamankan FDM (23) seorang mahasiswa yang tinggal di Caturtunggal dengan barang bukti 11 paket sabu-sabu dengan beat 10,64 gram. Dan 15 paket sabu seberat 13,67 gram.

Dari pengembangan kasus ini petugas mengamankan SM (41) warga Surakarta yang memasok barang kepada FDM. Satu lagi tersangka adalah MRF (27) warga Condongcatur, Sleman dengan barang bukti 2 buat pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu-sabu.

"Ini adalah hasil dari operasi anti kejahatan jalanan, dan petugas menangkan para pengedar psikotropka maupun sabu-sabu," jelas Kapolres Sleman AKBP Risky Ferdiansyah dalam pers rilis, kamis (24/1/2019).

Menurut Kapolres, Kasus "klitih" selalu diawali dengan mengkonsumsi miras, psikotropika maupun narkoba. Para pelaku yang tidak sadarkan diri kemudikan melakukan aksi kekerasan di jalanan.

Dari para tersangka ini petugas juga mengamankan satu stik besi dan sebuah pedang yang kasusnya ditangani secara terpisah.

"Mereka kita jerat dengan UU 5 tahun 1997 tentang psikotropika dan UU 35 tahun 2009 tentang karkoba," kata Risky.

Baca Juga: Prajurit Kodim 0902/Tanjung Redeb Amankan Sabu Seberat 7 Kg

Narkoba

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Sleman AKP Tony Priyanto mengatakan dalam kasus ini mereka juga mengamankan belasan botol minuman beralkohol yang diduga asli tapi palsu.

Minuman ini dikemas dalam berbagai botol minuman import. Untuk mengelabui konsumen, pelaku membuat segel plastik di bagian tutup, agar kesannya masih belum terbuka.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini