nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Punya Empat Anak, Para Ibu di Hungaria Bebas dari Pajak Penghasilan Seumur Hidup

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 10:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 12 18 2016709 punya-empat-anak-para-ibu-di-hungaria-bebas-dari-pajak-penghasilan-seumur-hidup-tZPukfqOPL.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

BUDAPEST – Dalam upaya untuk mengatasi penurunan populasi, pemerintah Hungaria mengajukan rancangan aturan yang akan membebaskan seorang wanita yang memiliki empat anak dari kewajiban untuk membayar pajak penghasilan seumur hidupnya. Pemerintah juga telah menawarkan pinjaman kepada para wanita yang ingin menikah untuk pertama kalinya.

Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban mengatakan, aturan baru untuk meningkatkan bantuan finansial dan memberi subsidi kepada keluarga dengan lebih dari satu anak akan “menjamin kelangsungan hidup bangsa Hungaria”.

Rata-rata jumlah anak yang dimiliki seorang wanita dalam hidupnya di Uni Eropa (UE) adalah 1,58, tetapi di Hongaria, rata-rata tersebut hanya berada di angka 1,45.

Diwartakan Sky News, Selasa (12/2/2019), berdasarkan usulan yang diajukan Orban, pinjaman berbunga rendah sebesar 10 juta forint (sekira Rp496 juta) juga akan ditawarkan kepada wanita berusia di bawah 40 tahun yang menikah untuk pertama kalinya. Keuntungan lainnya adalah subsidi dari negara untuk membeli kendaraan besar dengan tujuh tempat duduk bagi keluarga yang memiliki lebih dari tiga anak.

Orban yang telah tiga kali terpilih sebagai perdana menteri Hungaria mengatakan, dengan kebijakan itu, populasi negaranya dapat ditingkatkan tanpa bergantung pada imigrasi penduduk. Pemimpin berusia 55 tahun itu memang dikenal sebagai penentang keras kedatangan para imigran ke negaranya, terutama imigran Muslim.

"Mereka yang memutuskan mendukung imigrasi dan imigran, tidak peduli mengapa mereka melakukannya, sebenarnya menciptakan sebuah negara dengan populasi campuran," kata Orban dalam pidato kenegaraannya.

Dia menuduh UE ingin mengisi benua biru dengan imigran dan mengklaim milyarder kelahiran Hungaria, George Soros sebagai bagian dari konspirasi untuk menghancurkan Eropa dengan mendorong terjadinya migrasi massal.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini