nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Terima Ibu Sering Dipukul, Anak Bunuh Ayahnya

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Selasa 12 Februari 2019 18:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 12 340 2016975 tak-terima-ibu-sering-dipukul-anak-bunuh-ayahnya-GYTlu4Vd83.jpg Ilustrasi

PEKANBARU - Seorang remaja berinisial AM (20) warga Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau nekat meghabisi nyawa ayahnya. Perbuatan itu dilakukan karena pelaku tidak terima ibunya sering dianiaya dan dimaki oleh ayahnya.

"Korban tewas bernama Hasudungan Malau berusia 57 tahun. Korban tewas dengan sejumlah luka bacok," kata Kasubbag Humas Polres Kampar, Iptu Deni Yusra Selasa (12/2/2019).

Pertengakaran antara dan anak itu terjadi dini hari sekitar pukul 05.00 WIB di rumah mereka. Dimana AM yang gerah dengan sikap ayahnya karena sering menghina ibu. Keduanya pun terlibat adu mulut.

Pelaku yang sudah kalap dan tersulut emosi membuat baku pukul antar keduanya pun terjadi. Tidak puas saling pukul, pelakupun mengambil sebilah parang dari dapur. Diapun menyerang ayahnya dengan menggunakan parang.

Korban mengalami luka bacok pada bagian tangan, tubuh dan kepalanya. Hasudunganpun terkapar dengan kondisi berlumuran darah. Usai membunuh ayahnya, pelaku pun melarikan diri. Namun polisi berhasil mengendus keberadaannya.

AM pun berhasil dibekuk polisi. Pihak kepolisian juga menyita sebilah golok yang dipakai untuk membunuh korban. Kepada polisi, tersangka mengatkan, bahwa ayahnya tidak sekali saja sering menghina ibunya.

"Tersangka mengaku ayahnya sering berkata kasar kepada ibunya. Bahkan ayahnya juga sering mengancam akan membunuh ibunya. Jadi anaknya tidak terima," ucap Deni.

Tidak hanya memaki, korban juga sering melakukan penganiayaan terhadap ibu korban. AM beserta adiknya juga mengaku sering dipukul dan dimaki oleh ayahnya itu. Keterangan tetangga, keluarga tersebut memang sering bertengkar.

"Pelaku mengaku bahwa ibu dan adik adiknya sering dipukul korban. Keterangan sejumlah saksi, memang sering terjadi keributan pada keluarga Hasudungan," tukasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini