Polisi Periksa 3 Saksi Terkait Gudang Kotak Suara Terbakar di Pesisir Selatan Sumbar

Rus Akbar, Jurnalis · Senin 22 April 2019 13:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 22 606 2046420 polisi-periksa-3-saksi-terkait-gudang-kotak-suara-terbakar-di-pesisir-selatan-sumbar-PSq50UW76q.jpg Ilustrasi Kotak Suara Pemilu 2019 (foto: Okezone)

PADANG - Sampai siang ini polisi belum mengetahui penyebab terjadinya kebakaran di gudang penyimpanan kotak suara Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat pada dini hari tadi.

Namun saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi, apakah itu kebakaran disengaja atau ada orang yang membakarnya atau karena arus pendek. Polisi terus melakukan identifikasi dilapangan penyebab kebakaran oleh Tim Inafis dari Polda Sumbar maupun Polres.

Baca Juga: 10 Kotak Surat Suara Pemilu di Pesisir Selatan Sumbar Terbakar 

"Dugaan belum bisa kami simpulkan, menunggu hasil dari inafis dari Polres dan Polda. Jadi belum tahu penyebabnya, apalagi rekaman CCTV tidak ada. Tapi yang jelas kami telah periksa ada tiga orang saksi di lapangan," kata Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Fery Herlambang, Senin (22/4/2019).

 

Menurut Fery, kebakaran gudang logistik itu terjadi di Aula Kantor Kecamatan yang menjadi lokasi penghitungan cepat. Di lokasi itu terdapat dua lokasi penghitungan cepat di antaranya satu lagi di kantor Kecamatan Tarusan XI.

"Kronologi kejadi itu pada pukul jam 12 tadi malam di Tarusan itu ada dua tempat penghitungan cepat tapi masih dalam satu lokasi di kecamatan, satu di aula satu lagi di kantor kecamatan. Yang di aula baru selesai jam 12 malam lewat kemudian kantor kecamatan jam satu malam. Nah di aula 12 lewat pintu ditutup dan dikunci dan di kecamatan masih menghitung kemudian terjadilah kebakaran (di aula)," urai dia.

Fery memastikan, pengamanan di gudang logistik sudah maksimal, ada delapan personel Polri dan dua dari TNI melakukan pengamanan di lokasi yang menjadi penghitungan cepat. "Pengamanan sudah maksimal sudah ada delapan polres dan ada dua anggota TNI," katanya.

Baca Juga: 10 Kotak Suara yang Terbakar di PPK Ternyata Belum Direkapitulasi

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini