JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada sejumlah pejabat negara maupun swasta. Dalam OTT tersebut penyidik KPK menyita sejumlah uang baik rupiah maupun mata uang asing.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPR, HM Syafi’i menilai uang negara yang diselamatkan KPK dari hasil kejahatan korupsi, masih belum memenuhi harapan masyarakat dan tidak sebanding dengan dana yang dikeluarkan oleh negara.
“Itu jauh panggang dari pada api, kayanya lebih besar harapan dan pendanaan ketimbang yang berhasil di selamatkan KPK,” kata Syafi’i kepada wartawan, Selasa (14/5/2019).
Pria yang akrab disapa Romi Syafi’i itu mengatakan, salah satu indikator keberhasilan lembaga anti rasuah adalah berapa jumlah keuangan negara yang diselamatkan dari para pelaku kejahatan korupsi di Indonesia.
“Itu kan salah satu indikator keberhasilan KPK, ternyata tidak seimbang dengan biayanya yang dikeluarkan oleh negara dengan uang yang diselamatkannya. Hanya menang rame aja lah,” sambungnya.
