nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hati-Hati! Ubur-Ubur Ancam Serang Wisatawan Parangtritis

krjogja.com, Jurnalis · Sabtu 01 Juni 2019 04:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 31 510 2062581 hati-hati-ubur-ubur-ancam-serang-wisatawan-parangtritis-jEueQHlQny.jpg Ilustrasi (Foto: Krjogja)

YOGYAKARTA - Bulan Juni diprediksi munculnya ubur-ubur di kawasan pantai selatan Pulau Jawa. Waktu tersebutbertepatan dengan libur Lebaran 2019.

Wisatawan yang berkunjung ke pantai Selatan Yogyakarta di harapkan tidak mandi di laut untuk mengantisipasi tersengat ubur-ubur.

"Karena ubur-uburkan musiman, enggak setiap hari dia ada, tapi memang ketika musim ubur-ubur kita sudah ada giat antisipasi untuk menangani hal-hal seperti itu," kata Direktur Polisi Air dan Udara (Polairud) DIY Kombes Pol M Mansyur kepada wartawan, Kamis (30/05/19).

Larangan tersebut karena pihaknya berkaca dari tahun-tahun sebelumnya banyak wisatawan yang terkena sengatan ubur-ubur. Kendati demikan, sejumlah antisipasi dilakukan, juga koordinasi dengan instansi terkait ketika ada terjadi serangan ubur-ubur.

"Kita tetap larang, tapi untuk mengantisipasi jika itu terjadi kita sudah ada teknik teknik nya seperti menggunakan cuka," tambahnya.

Ilustrasi ubur-ubur

Sengatan ubur-ubur memang tidak sampai mematikan. Hanya saja, jika anak-anak yang tersengat, akan merasakan kesakitan yang luar biasa. Sementara bagi orang dewasa yang tersengat efeknya tidak terlalu mengkhawatirkan tetapi bagi yang punya penyakit jantung atau sesak nafas dapat berakibat fatal.

Larangan tidak mandi dilaut khususnya pantai parangtritis karena adanya bahaya yang harus dihindari para wisatawan. Meskipun imbauan terus dilakukan namun masih saja dilanggar.

"Mereka tidak tahu ada bahaya yang justru membahayakan jiwanya sendiri. Tapi mereka ngumpet-ngumpet sendiri akhirnya dipaksain, dan kemudian terseret baru terasa," tegasnya.

"Imbauan kepada siapapun yang datang ke Parangtritis maupun daerah pantai ini sehingga mereka sadar. Jadi bukan setiap waktu laut pasang baru kita beri imbauan, tapi setiap waktu kami arahkan wisatawan untuk tidak mandi dipantai," sambungnya.

Pihaknya meminta agar berhati-hati karena larangan untuk berenang bukan tanpa sebab, tetapi justru ada bahaya yang mengancam nyawa. Karena karakteristik pantai yang ada di wilayah Yogyakarta ini disarankan wisatawan untuk tidak berenang. Dan terus tetap memperhatikan himbauan dari petugas.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini