JAKARTA - Pihak kepolisian memastikan kalau kondisi Desa Gunung Jaya dan Desa Sampuabalo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini sudah kondusif pasca bentrok yang terjadi belum lama ini.
Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhart pun menjelaskan kalau sebanyak 87 unit rumah yang terbakar akan dibangun kembali oleh pemerintah.
"Situasi sudah kondusif. Pemerintah dalam waktu yang sesegera mungkin akan kembali membangun rumah warga," kata Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhart saat dihubungi, Minggu (9/6/2019).
Lebih lanjut, Harry memaparkan kalau warga yang harus kehilangan rumahnya karena dibakar akan segera di data oleh pemerintah. Kemudian nantinya, mereka akan mendapat bantuan rumah desa.
Baca Juga: Rumah Korban Bentrokan di Buton Akan Dibangun Kembali

Harry pun menyebutkan kini aparat keamanan yang berjaga di lokasi kejadian tengah melakukan pembersihan. Maka dari itu, pemerintah dapat segera melakukan relokasi kembali rumah warga yang terbakar.
"Karena memang sudah ada komitmen dan bantuan rumah desa dari Kementerian PUPR (pekerjaan umum dan perumahan rakyat)," terangnya.
Kendati demikian, Harry menyebut 81 terduga pelaku yang telah diamankan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka masih dalam pemeriksaan penyidik secara intensif.
"Masih dalam pemeriksaan," pungkas Harry.
Diberitakan sebelumnya, jajaran Polda Sulawesi Tenggara mengamankan 81 orang diduga pelaku pembakaran 87 unit rumah di Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Mereka merupakan warga Desa Sampuabolo yang sebelumnya terjadi bentrok antar desa tersebut.
(Edi Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.