Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sidang Sengketa Hasil Pilpres, 13.747 Personel TNI-Polri Jaga Gedung MK

Fahreza Rizky , Jurnalis-Selasa, 18 Juni 2019 |07:52 WIB
Sidang Sengketa Hasil Pilpres, 13.747 Personel TNI-Polri Jaga Gedung MK
A
A
A

JAKARTA - Sebanyak 13.747 personel gabungan Polri-TNI mengamankan gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, bertepatan dengan sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019, hari ini, Selasa (18/6/2019).

Berdasarkan pantauan Okezone, puluhan ribu personel tersebut mengikuti apel pengamanan di depan gedung MK yang dipimpin Direktur Pengamanan Obyek Vital (Dir Pam Obvit) Polda Metro Jaya Kombes Pol FX Surya Kumara, Kapolres Jakpus Kombes Pol Harry Kurniawan dan Dandim 0501/JP Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana.

"Personel yang ada di Gedung MK sebanyak 13.747," kata Kapolres Jakpus, Harry Kurniawan di lokasi.

Pengamanan Gedung MK

Ia mengimbau masyarakat tidak perlu berbondong-bondong menonton sidang langsung di Gedung MK. Hal itu karena keterbatasan tempat dan demi keamanan.

Sementara itu, Dir Pam Obvit Polda Metro Jaya, Kombes FX Surya menegaskan agar personel yang berjaga tidak menggunakan senjata api. Ia meminta komandan pasukan untuk mengecek kembali jajarannya.

(Baca Juga: Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi Tak Hadir di Sidang Lanjutan Gugatan Pilpres 2019)

"Seluruh personel dilarang menggunakan senpi, mohon untuk perwira lakukan pengecekan ulang," jelas Surya.

Sidang lanjutan PHPU Pilpres 2019 dilanjutkan hari ini, Selasa (18/6/2019) dengan agenda mendengarkan keterangan termohon dan pihak terkait. Termohon adalah KPU, pihak terkait ialah paslon 01 Jokowi-Ma'ruf dan Bawaslu.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement