Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

AJI Nilai Razia Buku "Kiri" di Makassar sebagai Bentuk Kemunduran Demokrasi

Herman Amiruddin , Jurnalis-Senin, 05 Agustus 2019 |21:28 WIB
AJI Nilai Razia Buku
Razia buku di Makassar. (Ist)
A
A
A

MAKASSAR – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar mengecam razia sejumlah buku yang dinilai mengandung paham Marxisme oleh sekelompok warga yang menamakan dirinya sebagai Brigade Muslim Indonesia (BMI). Peristiwa razia buka berpaham “kiri” terjadi di toko daerah Makassar, pada Sabtu, 3 Agustus 2019.

Ketua AJI Makassar, Nurdin Amir, menilai razia atau penyitaan buku-buku tanpa putusan hukum merupakan bentuk pelanggaran hak masyarakat atas informasi dan kebebasan berekspresi.

"Padahal, kedua hal tersebut dijamin dalam Pasal 28 E dan Pasal 28 F Undang-undang Dasar 1945," kata Nurdin kepada Okezone, Senin (5/8/2019).

Menurut Nurdin, razia atau penyitaan buku tanpa proses pengadilan menyalahi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang pengamanan terhadap barang-barang cetakan.

"Razia ini juga dianggap mengancam demokrasi di Indonesia," tutur Nurdin.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement