JAKARTA - Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade menilai bahwa pengadaan mobil dinas baru untuk presiden dan menteri tak masalah. Namun kata Andre alangkah baiknya pembelian mobil dinas agar tak terlalu menyedot anggaran yang besar.
Andre mengakui, berdasarkan pengamatannya mobil dinas untuk Presiden dan menteri tergolong sudah tua. Sehingga memang waktunya untuk diremajakan dengan kendarana dinas yang baru.
"Tentu kalau kita objektif memang mobil dinas menteri dan presiden memang sudah tua. Dalam arti kata, memang sudah saatnya diremajakan," kata Andre saat berbincang dengan Okezone, Senin (26/8/2019).
Andre sepakat mobil dinas untuk presiden haruslah dengan kualitas yang bagus, lantaran kepala negara harus mendapatkan standar keamanan. Tapi, lanjut Andre, untuk para pembantu presiden alias menteri tak perlu mobil dinas yang mewah.
"Enggak perlu juga menteri pake yang mahal kaya Royal saloon dimana mobil diatas Rp 1 M. Apalagi anggaran kita terbatas. Kalo kita lihat kas negara kosong, pendapatan pajak di luar ekspetasi ini menjadi kehati-hatian pemerintah," tegasnya.

Baca Juga: PKS Saran Mobil Dinas Tidak Perlu Mewah, Fungsional Saja