SURABAYA - Bangkai KM Santika Nusantara yang terbakar di perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil dievakuasi ke Dermaga Indonesia Marina Shipyard (IMS) Gresik, setelah ditarik tug boat Jala Artha 02 dan Bima 333.
Tim Kantor SAR Surabaya kemudian menuju posko operasi SAR KM Santika Nusantara di IMS Gresik. Selanjutnya, mereka melakukan assessment menggunakan boat milik PT IMS, dan melalui dock Lumba-Lumba Indonesia bersama unsur gabungan meliputi PT IMS, PT Jembatan Nusantara, dan Polair Surabaya.

Lalu, mereka melakukan briefing bersama unsur gabungan untuk tindakan selanjutnya terhadap bangkai kapal KM Santika Nusantara.
"Hasil assessment masih terlihat asap hitam dari beberapa bagian kapal dan terasa panas dari jarak 2 sampai 3 meter dari KM Santika Nusantara," terang SAR Mission Coordinator (SMC), Prasetya Budiarto, Selasa (3/9/2019).
Menurut Prasetya, hal pertama harus dilakukan adalah pengamanan dari asap, gas, dan potensi kebakaran serta lantai/atap kapal yang bisa roboh.
"Tim Basarnas bisa mulai melakukan pencarian dan evakuasi setelah KM Santika Nusantara dinyatakan clear safety oleh K3 perusahaan Jembatan Nusantara dan IMS," tandasnya.
Baca Juga : Bangkai KM Santika Nusantara yang Terbakar Dievakuasi ke Gresik
Baca Juga : Wakil Kepala Dishub Dilantik Jadi Wali Kota Jakarta Utara
Seperti diberitakan, KM Santika Nusantara yang berangkat dari Surabaya menuju Balikpapan terbakar di perairan Masalembu pada Kamis (22/8/2019) malam. Tim SAR gabungan bersama nelayan berhasil mengevakuasi 311 orang, tiga orang diantaranya meninggal dunia.
(Angkasa Yudhistira)