Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengamat: Cerita KKN di Desa Penari Viral karena Disebar Banyak Media

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Sabtu, 07 September 2019 |13:01 WIB
Pengamat: Cerita <i>KKN di Desa Penari</i> Viral karena Disebar Banyak Media
Alas Purwo Banyuwangi disebut-sebut sebagai lokasi cerita KKN di Desa Penari. (Foto: Ist/dok pribadi)
A
A
A

JAKARTA – Pengamat sosial dari Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati, menilai gegernya unggahan cerita 'KKN di Desa Penari' akhir-akhir ini bukanlah hal yang aneh. Ia menilai kegemaran warganet Indonesia terhadap kisah mistis maupun di luar nalar merupakan hal yang manusiawi.

"Jadi pertama apa yang terjadi soal ini bukan hal baru dan ini bukan hanya terjadi di Indonesia. Mistis atau hal-hal di luar rasionalitas itu bisa terjadi di mana pun, termasuk negara maju. Nah, artinya ini merupakan kemanusiaan dan sesuatu yang alamiah," kata Devie ketika berbincang dengan Okezone, Sabtu (6/9/2019).

Baca juga: Mengapa Cerita KKN di Desa Penari Begitu Banyak Menarik Perhatian? 

Oleh karena itu, ia menyatakan hal-hal yang klenik maupun bernuansa seksual digemari oleh berbagai kalangan. "Sebagai contoh KKN di Desa Penari, kenapa demikian, karena kepercayaan yang dilandasi hal-hal demikian," ujar Davie.

Lipsus cerita KKN di Desa Penari. (Foto: Okezone)

Lebih lanjut dia menjelaskan kegemaran masyarakat atas cerita-cerita tersebut dikarenakan adanya keterbatasan manusia dalam menjelaskan sebuah fenomena yang belum bisa dipecahkan.

Baca juga: Unsur Mistis Tari Seblang di Cerita KKN, Penari Diminta Menari 7 Hari Terus Menerus 

"Zaman dulu ketika manusia tidak tahu soal bakteri, itu dianggap hal yang mistis. Kenapa? Saat itu ilmu pengetahuan belum bisa menjawab. Setelah menemukan jawabannya, maka misteri itu akan hilang dengan sendirinya," bebernya.

Devie menerangkan, unggahan cerita KKN di Desa Penari merupakan hal biasa, namun berhasil dikelola dan disebar oleh sejumlah platform media, sehingga membuat banyak orang tertarik membacanya.

"Jadi satu cerita baru menjadi konsumsi publik," ucap Devie.

Baca juga: Sejumlah Warga Banyuwangi Tak Percaya Alur Cerita Mistis KKN Desa Penari 

Ia pun memberikan tips cara membedakan informasi yang benar dan hoaks. Hal itu bisa dideteksi dengan insting dan pengetahuan.

"Sangat sederhana. Kalau Anda ingin mendapat sinyal tanda-tanda berita hoaks, yakni berita yang mengugah emosi Anda. Kalau ada informasi yang membuat Anda senang banget, sedih banget, marah banget, atau takut banget, nah itu tanda-tanda kemungkinan hoaks. Selebihnya ilmu pengetahuan dan konsultasi dengan ahli," tuturnya.

Baca juga: Tak Hanya KKN Desa Penari, Banyuwangi Punya "Sejuta" Wisata Mistis 

Lipsus cerita KKN di Desa Penari. (Foto: Okezone)

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement