nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ratusan Detonator

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 01:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 08 609 2114519 polisi-gagalkan-penyelundupan-ratusan-detonator-I6dW1S7jL8.JPG Kasat Polair, Iptu Deki saat merilis kasus penyelundupan ratusan detonator di Pangkep (Foto: Okezone.com/Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Sebanyak 300 detonator yang hendak diselundupkan masuk ke wilayah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan berhasil digagalkan polisi perairan alias polair. Polisi mengamankan satu orang berinisial SY.

Ia ditangkap saat melintas di perairan Pangkep dengan perahu motornya. Gelagat mencurigakan sudah terlihat saat berada di atas perahu motornya sehingga polisi langsung melakukan penggeledahan.

"Jadi, hari Kamis tanggal 3 Oktober 2019 sekitar pukul 19.00 Wita di perairan Polres Pangkep itu tepatnya di wilayah selatan Pulau Barang Lompo kita mengamankan satu buah kapal dengan nakhoda dan beberapa orang ditemukan membawa barang detonator sebanyak 3 ikat besar kalau dirincikan itu sebanyak 300 detonator," kata Kasat Polair, Iptu Deki, Kamis (8/10/2019).

Ia mengatakan setelah mengamankan SY, pihaknya kembali mengembangkan kasus ini, hingga akhirnya kembali diamankan tiga orang merupakan warga Makassar.

Rilis Penyelundupan Detonator

"Kita kembangkan ke Kota Makassar, nah satu orang kita amankan yang menyelundupkan detonator itu atas nama inisial SY yang kita kembangkan di Makassar dapat tiga orang termasuk yang punya inisial WA dengan inisial GA dan pemilik barang itu inisial DA," sebut Deki.

Lebih lanjut Deki mengatakan, para pelaku diamankan di lokasi terpisah di Kota Makassar.

"Semuanya mengakui pada hari itu juga. Kita amankan jam 03.00 di rumahnya masing-masing tersangka ada empat orang. Perannya mulai dari SY itu dia yang kurir yang bawa dari Makassar sampai ke perairan Pangkep," kata dia.

Penyelundup Detonator

Rencananya para pelaku ingin menjual detonator itu di wilayah Pangkep, tepatnya di Pulau Karangrang.

"Untuk SY adalah warga Kondong Babi, Pangkep. Modus transaksi itu banyak namun kita dapat ini di laut. Modusnya banyak namun kita tangkap dia sedang menguasai dan memiliki detonator dari transaksinya kita lihat dia ini mendapatkan uang Rp6 juta rupiah," tutupnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini