Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jika Gerindra, Demokrat dan PAN Masuk Koalisi, PPP: Jangan Berperilaku sebagai Oposisi

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Kamis, 17 Oktober 2019 |16:50 WIB
Jika Gerindra, Demokrat dan PAN Masuk Koalisi, PPP: Jangan Berperilaku sebagai Oposisi
Sekjen PPP Asrul Sani (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengaku partainya tak memperasalahkan nantinya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak Partai Gerindra, PAN dan Demokrat untuk bergabung ke dalam koalisi.

Hanya saja, kata Arsul, PPP memberikan underline kepada ketiga parpol itu agar nantinya ketika bergabung menjadi pemerintahan tak bersikap seperti oposisi.

Usai Jajal Naik MRT, Jokowi dan Prabowo Santap Makan di Sate Senayan

Baca Juga: PKS Tak Sesali jika Gerindra Gabung di Pemerintahan 

“PPP itu hanya memberikan underline saja. Bahwa kalo masuk pemerintahan jangan berprilaku sebagai oposisi itu aja,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Namun demikian, Arsul menyatakan bergabung atau tidaknya ketiga parpol yang notabennya adalah opisis masuk ke dalam koalisi merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi. Karena itu partainya enggan mempermasalahkan.

“Kalau permasalahan itu kan sistem kita itu memberikan hak prerogratif kepada Presiden. Kalau hak prerogratif sistem ketatanegaraan kita ada ditangan Presiden, masa partai politik mempermasalahkannya? tidak seperti itu,” tutur dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement