CIREBON - Sertifikat pranikah akhir-akhir ini ramai diperbincangkan publik. Ada yang setuju, ada juga yang tidak. Pemerintah sendiri beralasan, sertifikat pra-nikah dikeluarkan agar pasangan yang ingin menikah, bisa memperisapkan kehidupan rumah tangganya secara matang.
Menurut Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin, dengan adanya sertifikat pra-nikah setiap pasangan mendapat bimbingan sebelum menikah. Hal ini akan bisa meminimalisir beberapa permasalahan yang akan dihadapi saat berkeluarga. Salah satunya adalah masalah stunting.
"Supaya jadi keluarga ini siap, supaya bisa membangun keluarga sejahtera, supaya bisa menghadapi stunting, makanya muncul gagasan supaya ada pembinaan sebelum menikah, makanya ada gagasan sertifikat pra-nikah," kata Ma'ruf, saat memberikan sambutan di acara pembukaan Festival Tajug 2019, di alun-alun Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (22/11/2019).
Baca juga: Polemik Sertifikat Nikah, Menag: Pak Jokowi Tak Mau Anak Jadi Stunting, Kerdil dan Bodoh