SURABAYA - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyebut tidak ada hal yang bisa mempertahankan model pilkada agar bisa selalu dilakukan secara langsung, atau sebaliknya, tak ada pula yang bisa memaksakan pemilihan kepala daerah dilakukan melalui DPRD. Bagi Surya Paloh, tak ada sistem pilkada yang absolut.
Ia mengaku, pemerintah haruslah mendengar diskusi masyarakat hingga tingkat warung kopi, agar bisa menerima masukan masyarakat dan bisa terus perogresif.
"Kalau hari ini ya sekarang (pilkada langsung), tapi kalau kita mau lihat ke depan boleh kita pertimbangkan lagi, kan sudah ada referensi beberapa kali pilkada secara langsung dan sebelumnya kita lihat pilkada tidak langsung," terang Surya Paloh saat menghadiri ultah nasdem ke-8 di Surabaya, Sabtu (23/11/2019).
Surya Paloh mengungkapkan, Nasdem sejak awal berdiri, pernah menggelar diskursus dengan melakukan forum group discussion (FGD) yang melibatkan lembaga akademisi para kampus.
Kesimpulannya, untuk tingkat kabupaten/kota pemilihan di DPRD menjadi jalan keluar yang patut dipertimbangkan.

"Kalau memang aspirasi dari masyarakat kesana, gak boleh Nasdem sok tau dan mau memaksa kehendaknya, itu salah. Tapi yang saya katakan seperti tadi kalau memang masyarakatnya (ingin pilkada tidak langsung) ya sudahlah. Tapi barang kali saya pernah agak humor yang paling menentang pilkada tidak langsung lembaga survei," ucap Surya Paloh sambil tertawa.
Dalam acara Hari Ulang Tahun ke 8 ini, Partai Nasdem meluncurkan sebanyak 157 unit Mobil Siaga se-Jawa Timur. Ini dilakukan sebagai bentuk terima kasih kepada pemilih di Jawa Timur.
Acara HUT ke 8 Nasdem sendiri diikuti 5 ribu pengurus dan kader se-Jatim. Serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dan Menkominfo Johnny G Plate.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.