nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS, Raja Salman: Pelaku Tidak Mewakili Rakyat Arab Saudi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 07 Desember 2019 14:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 07 18 2139137 penembakan-di-pangkalan-angkatan-laut-as-raja-salman-pelaku-tidak-mewakili-rakyat-arab-saudi-NFhIN77s03.jpg Raja Salman bin Abdulaziz bi al Saud. (Foto/Reuters)

RIYADH - Raja Arab Saudi Salman mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa pelaku penembakan tidak mewakili rakyat Arab Saudi.

Dia juga memerintahkan layanan keamanan agar berkoordinasi dengan otoritas AS menyelidiki penembakan di pangkalan Angkatan Laut AS di Florida. 

Raja Salman menyatakan "kesedihan sekaligus penyesalannya" atas peristiwa penembakan tersebut, demikian Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington melalui pernyataan, seusai percakapan telepon kedua pemimpin. 

"Yang Mulia menegaskan bahwa pelaku aksi keji ini tidak mewakili rakyat Saudi, yang menganggap warga Amerika sebagai teman dan juga sekutu," isi pernyataan melansir Reuters, Sabtu (7/12/2019).

Raja Salam mengarahkan layanan keamanan agar bekerja sama dengan lembaga Amerika terkait untuk mengungkap informasi yang akan membantu menyingkap penyebab serangan mengerikan ini."

Foto/Reuters

Salah seorang anggota Pasukan Udara Kerajaan Saudi yang menjalani latihan militer di Amerika Serikat menjadi tersangka penembakan, yang menewaskan empat orang (sebelumnya dua orang tewas) dan melukai delapan orang lainnya di pangkalan udara Angkatan Laut AS di Florida, pada Jumat 7 Desember 2019. 

Pelaku menembak dengan pistol dan tewas di tangan deputi polisi yang merespons insiden di Pangkalan Angkatan Laut Pensacola, penembakan mematikan kedua di instalasi militer AS pekan ini, demikian AL dan kantor polisi setempat. 

Gubernur Florida Ron DeSantis mengatakan tersangka merupakan warga negara Saudi yang menjalani latihan di pangkalan tersebut sebagai bagian dari program AL jangka panjang yang terbuka untuk sekutu AS. 

"Pemerintah Arab Saudi perlu melakukan yang terbaik bagi para korban ini. Mereka akan berutang di sini, mengingat ini adalah salah satu dari orang mereka," kata DeSantis saat konferensi pers. 

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini