Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pawang Ular Berjibaku Tangkap Kobra Sepanjang 1,5 Meter di Jombang

Pawang Ular Berjibaku Tangkap Kobra Sepanjang 1,5 Meter di Jombang
Ular Kobra Sepanjang 1,5 Meter Semburkan Bisa ke Arah Pawang Ular saat Hendak Ditangkap dari Halaman Rumah Warga di Jombang, Jawa Timur (foto: iNews/Mukhtar Bagus)
A
A
A

JOMBANG - Sejumlah perangkat desa dibantu pawang ular berusaha menangkap seekor ular kobra sepanjang 1,5 meter yang bersembunyi di dalam tumpukan kayu di halaman rumah salah seorang warga di Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim).

Ular kobra tersebut melakukan perlawanan, saat hendak ditangkap seorang pawang ular bernama Rudi Hidayatullah. Bahkan, ular kobra menyemburkan bisa ke arah sang pawang hingga akhirnya bisa ditangkap.

Baca Juga: Cangkang Telur Ular Kobra Ditemukan di 7 Lokasi Penyisiran Damkar Kota Bekasi 

Rudi pun membagikan tips kepada warga sekitar jika terkena semburan bisa atau digigit ular. Menurutnya, banyak warga tidak memahami apa yang harus segera dilakukan saat terkena bisa ular.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

“Saat terkena semburan bisa ular kobra, warga tidak perlu panik. Segera cuci bagian yang terkena bisa ular dengan air sebanyak-sebanyaknya,” kata Rudi seperti dikutip iNews, Rabu 18 Desember 2019.

Sementara jika terkena gigitan ular kobra, Rudi yang juga pengurus di salah satu komunitas reptil di Jombang ini mengimbau warga agar bagian tubuh yang terkena gigitan tidak digerakkan sampai ada pertolongan medis. Sebab jika bergerak hal tersebut akan membuat bisa ular menyebar ke anggota tubuh yang lain.

Rudi juga menambahkan, saat musim penghujan ular kobra cenderung mencari tempat yang lembab untuk bertelur atau tinggal. Itu sebabnya, saat ini sering ditemukan ular masuk ke wilayah pemukiman penduduk.

“Kalau enggak mau ular masuk rumah, ya jangan sampai makanan ular seperti tikus, masuk rumah,” katanya.

Untuk mengantisipasi, Rudi dan perangkat Desa Watugaluh mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungannya agar tetap bersih. Tempat yang disukai ular antara lain tumpukan kayu, tumpukan batu-bata, atau rumah yang kosong yang banyak terdapat mangsa seperti tikus.

Sementara Sekdes Watugaluh, Ahmad Subari mengatakan kasus ular masuk rumah di desanya sebenarnya jarang terjadi. Hanya saja ada beberapa lokasi yang disinyalir menjadi sarang ular.

Baca Juga: 30 Cangkang Ular Kobra Ditemukan di Perumahan Bekasi, Petugas: Sudah Ditangkap Semua! 

“Biasanya ada di rumah kosong dan tumpukan kayu, dan pergantian musim ini biasanya ular pada keluar sarang,” katanya.

Selain di Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, warga di Desa Tembelang, Kecamatan Tembelang juga telah menangkap anak ular belang yang masuk ke pemukiman. Seperti halnya ular kobra, ular belang juga termasuk ke dalam golongan ular yang bisanya membahayakan.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement