Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

DPR: Pendekatan Pertahanan di Wilayah Perbatasan Harus Komprehensif

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 08 Januari 2020 |08:02 WIB
DPR: Pendekatan Pertahanan di Wilayah Perbatasan Harus Komprehensif
Alutsista udara berupa pesawat tempur milik Indonesia (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Hubungan Indonesia dengan China sedang diuji menyusul saling klaim kedua negara atas wilayah Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). Anggota Komisi I DPR Willy Aditya menjelaskan, pendekatan pertahanan Pemerintah Indonesia di wilayah perbatasan harus komprehensif atau menyeluruh.

Hal itu disampaikannya menanggapi kehadiran kapal asing asal China yang kerap menerobos Laut Natuna. Pasalnya, negeri Tirai Bambu itu masuk secara ilegal lantaran Natuna merupakan kawasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

"Intinya, pendekatan pertahanan yang dilakukan oleh pemerintah di wilayah perbatasan harus komprehensif," kata Willy kepada Okezone, di Jakarta, Selasa 7 Januari 2020 kemarin.

Menurutnya, pendekatan komprehensif salah satunya ialah kehadiran dan pengerahan militer. Hal itu tak lain hanya untuk menggelar pertahanan di wilayah kedaulatan Indonesia.

"Pendekatan militer satu hal, coast guard atau Bakamla juga penting," ujarnya.

Tak hanya itu, pendekatan ekonomi politik antarnegara kata Willy juga menjadi penting untuk menghindari konflik wilayah dengan negara lain.

"Wilayah-wilayah perbatasan itu harus juga dibangun sebagai pusat aktivitas ekonomi, masyarakat berdekatan harus bisa hidup dari perbatasan itu," tandasnya.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement