nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengedar Narkoba Bepistol Jaringan Lapas Porong Dibekuk

Syaiful Islam, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 09:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 17 519 2154087 pengedar-narkoba-bepistol-jaringan-lapas-porong-dibekuk-CIyiP7Y0uc.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

SURABAYA - Bisnis haram yang dilakoni Oei Wahyudi alias Yong Lie akhirnya terhenti di tangan Unit I Satreskoba Polrestabes Surabaya. Pria 43 tahun itu diringkus lantaran terbukti telah mengedarkan narkoba jenis sabu.

Saat disergap, polisi menemukan barang bukti sabu satu paket besar seberat 15 gram. Selain itu, polisi juga temukan pistol jenis airsoft gun dari tangannya.

"Yang bersangkutan kami amankan di tempat kosnya di kawasan Siwalankerto Selatan. Saat itu dia baru selesai keluar. Nah, pas hendak masuk kos itulah langsung kami sergap," jelas Kasatreskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, Kamis 16 Januari 2020 kemarin.

Memo mengatakan, untuk menangkap pengedar sabu asal Undaan Wetan, Surabaya itu membutuhkan waktu hampir tiga minggu. Pasalnya, tersangka Yong Lie cukup licin. Ia kerap berpindah-pindah tempat ketika hendak ditangkap.

"Tersangka saat kami tangkap sempat melakukan perlawanan. Ia mengeluarkan pistol jenis airsoft gun. Kami menduga pistol itu kerap dibawa tersangka saat melakukan transaksi," katanya.

Saat diamankan bersama sabu 15 gram dan pistol airsoft gun, Yong Lie langsung dikeler ke dalam kosnya untuk dilakukan penggeledahan.

Di dalam kos, tim menemukan barang bukti 1 pipet kaca bekas pakai sabu, 1 bong, 4 pipet kaca bersih, 2 timbangan elektrik, 6 amunisi airsoft gun, 2 handphone android serta motor Satria FU milik tersangka.

Sementara itu, dalam pemeriksaan terungkap bahwa tersangka Yong Lie mengaku mendapat pasokan sabu dengan cara ranjau dari seorang bandar yang tengah mendekam di Lapas Porong.

"Tersangka mengaku sudah melakukan 10 kali transaksi, dengan pengambilan paling sedikit 5 gram dan paling banyak 20 gram. Kemudian dijual lagi sesuai dengan pesanan," terang Memo.

Selain sebagai pengedar, tersangka Yong Lie juga berperan sebagai kurir. Sabu yang ia dapat dijual kembali kepada para pelanggannya, mulai dari Surabaya, Sidoarjo hingga Pasuruan.

"Hingga kini kami masih terus melakukan pengembangan untuk membongkar seluruh jaringannya. Kami akan terus korek keterangan dari tersangka. Kasus ini masih kami dalami terus," tandas alumnus Akpol 2002 tersebut.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini