Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapolri Bakal Sanksi Tegas Polisi yang Tak Netral saat Pilkada 2020

Fadel Prayoga , Jurnalis-Sabtu, 18 Januari 2020 |05:04 WIB
Kapolri Bakal Sanksi Tegas Polisi yang Tak Netral saat Pilkada 2020
Kapolri Jenderal Idham Azis. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)
A
A
A

JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis memerintahkan seluruh polisi yang bertugas saat Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah untuk menjaga netralitas. Dia mengaku tak segan memberi sanksi tegas kepada aparat kepolisian yang bermain politik.

Namun, mantan Kapolda Metro Jaya itu tak menjelaskan secara detail ihwal hukuman yang bakal diberikan tersebut. "Bila ada anggota polisi yang tidak netral, Kapolri akan tegas memberi tindakan," kata Idham di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, seperti dikutip melalui keterangan tertulis, Jumat (17/1/2020).

Menurut dia, jika seseorang telah memilih menjadi anggota Polri, maka mereka telah meneguhkan hati untuk tak ikut dalam agenda politik praktis.

Polri.

"Netralitas Polri itu sudah jelas, Polri harus netral dan itu harga mati," ujarnya.

Ia mengaku telah mengintruksikan kepada seluruh kapolda yang daerahnya menyelenggarakan pesta demokrasi lima tahunan agar menjaga wilayah hukumnya agar tetap kondusif.

"Kapolri dalam setiap kunjungan menekankan setiap personel, bahkan sudah membuat telegram kepada seluruh personel Polri agar melaksanakan pengamanan Pilkada di 270 tempat secara optimal dan netral," kata dia.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement