BENGKULU - Korban meninggal dunia akibat jembatan gantung putus di Desa Manau Sembilan Kecamatan Padang Guci Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, bertambah menjadi 5 orang. Di mana sebelumnya, 4 orang. Sementara 5 orang masih dinyatakan hilang.
Satu orang korban yang ditemukan itu atas nama, Megi bin Jon Armada, warga Desa Rigangan 2. Jenazah korban ditemukan oleh tim keluarga yang melakukan pencarian di tepi aliran Sungai Padang.
''Satu korban kembali ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini korban meninggal sudah lima orang,'' kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, Ujang Syafiri, saat dikonfirmasi Okezone, Senin (20/1/2020).
Korban, terang Ujang, ditemukan di Muara Air Padang Guci atau sekira 20 Km dari lokasi kejadian. Saat ini jenazah korban telah dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan.
''Korban ditemukan di muara Air Padang Guci, 20 kilometer dari lokasi kejadian,'' sampai Ujang.

Baca Juga: Korban Meninggal Akibat Jembatan Putus Jadi 4 Orang & 6 Hilang
Lima orang korban meninggal dunia dalam insiden jembatan gantung putus, terang Ujang, atas nama Emilia binti Minut, Yeni binti Kamharudin, warga Desa Manau sembilan 2, Pio bin Didi, Desa Bungin Tambun, Peri Rahman bin Tisri, Desa Pulau Panggung dan Megi bin Jon Armada, Desa Rigangan 2.
Sementara, lima orang masih dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian atas nama, Mika binti Sus, Intan guspani binti Indi, warga Desa Bungin Tambun 3, Gok bin Junar, warga Desa Tanjung Ganti 1, Ipan bin Ujang Viki bin Ida, warga Desa Pulau Panggung.
''Lima orang masih dinyatakan hilang,'' demikian Ujang.
(Edi Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.