nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Heboh Virus Korona, Bandara Semarang Pasang Alat Pemindai Suhu

Jum'at 24 Januari 2020 07:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 24 512 2157508 heboh-virus-korona-bandara-semarang-pasang-alat-pemindai-suhu-v3KqR3V7WY.jpg Petugas bandara melakukan pemeriksaan di China (foto: AP)

SEMARANG – Penyebaran virus Korona di China, Jepang, Thailand dan Korea mendorong sejumlah negara turut mengantisipasi masuknya virus tersebut. Di Indonesia, antisipasi dilakukan dengan melakukan pengawasan ketat di pintu-pintu masuk melalui bandara dan pelabuhan.

Salah satunya, di Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang mulai Kamis (23/1/2020) kemarin, memasang alat pemindai suhu tubuh pada jalur yang dilintasi penumpang pesawat dari luar negeri yang tiba di Bandara Internasional Jenderal Besar Ahmad Yani Semarang.

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus korona baru (novel Coronavirus/nCov). Virus jenis baru itu belakangan hari ini menimbulkan wabah penyakit serupa pneumonia berat di sebagian wilayah China.

Alat pemindai suhu tubuh dipasang di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional Jenderal Besar Ahmad Yani Semarang sebelum menjalani pemeriksaan di bagian imigrasi bandara. Alat itu untuk mendeteksi penumpang dari luar negeri yang kemungkinan terinfeksi virus.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang Dokter Ariyanti mengatakan bahwa pemindaian suhu tubuh dilakukan pada penumpang yang datang dari negara seperti Malaysia, Singapura, dan China dalam upaya mencegah penyebaran virus korona baru.

"Tiap penumpang yang datang akan kita awasi suhu tubuhnya melalui thermal scanner, jika ada seseorang yang suhunya 38 derajat Celcius atau terindikasi demam, maka akan kita tindak lanjuti dengan membawa ke ruang isolasi yang sudah disediakan," katanya, dikutip dari Solopos.com.

Pengawasan kesehatan penumpang dilakukan di seluruh wilayah kerja KKP Semarang, yang meliputi Bandara Internasionak Jenderal Besar Ahmad Yani, Bandara Internasional Adi Soemarmo, dan Pelabuhan Tanjung Emas.

"Akan kita periksa dan observasi, serta bisa dirujuk ke rumah sakit jika ada indikasi yang bersangkutan menderita penyakit menular," kata Ariyanti, “dari pemeriksaan dan pengawasan yang kami lakukan tadi, semua suhu tubuh penumpang normal."

Selain menjalankan pemeriksaan dan observasi, KKP Semarang memberikan Kartu Kewaspadaan Kesehatan yang berisi informasi mengenai kondisi umum kesehatan penumpang dan riwayat perjalanan penumpang.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini