BOYOLALI - PT Angkasa Pura I bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Jawa Tengah tidak ingin kecolongan masuknya virus korona yang sudah membunuh setidaknya 80 orang di dunia. Sebagai langkah antisipatif, melalui Bandara Adi Soemarmo deteki dilakukan dengan memasang alat deteksi suhu tubuh (thermal scanner).
Pantauan Okezone, alat pendeteksi suhu tubuh itu dipasang di ruang kedatangan penumpang dari luar negeri pemeriksaan imigrasi di pemeriksaan visa dan paspor Bandara Internasional Adi Soemarmo.
Nantinya seluruh penumpang pesawat dari luar negeri yang baru saja mendarat di Adi Soemarmo, diarahkan menuju alat thermal scanner sebelum ke pos pemeriksaan imigrasi.
Soeharto, salah satu petugas Epidemiolog KKP Semarang wilayah kerja Bandara Adi Soemarmo, mengatakan sebelum dilakukan screening, terutama dari Wuhan, China, pihak KKP melakukan wawancara dengan pihak maskapai.
"Begitu pesawat dari luar negeri, terutama dari daerah terjangkit virus korona mendarat, kita melakukan wawancara dengan kru pesawat. Menanyakan apakah ada indikasi penumpang bersuhu badan cukup tinggi diatas 38 derajat dan mengalami batuk atau sesak selama perjalanan," ujar Soeharto, Senin (27/1/2020).
Setelah proses wawancara, barulah penumpang dilakukan screening satu persatu. Selama proses screening, seluruh penumpang diberikan kartu kewaspadaan kesehatan atau health alert card yang berisi identitas penumpang seperti nama, nomer pasport juga telepon. "Jika tidak terdampak, baru kita ijinkan keluar dari bandara,"terangnya.
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.