nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pit Selawe, Cara Polisi Tekan Pelanggaran Lalin di Yogyakarta

Agregasi Harian Jogja, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 15:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 14 510 2168478 pit-selawe-cara-polisi-tekan-pelanggaran-lalin-di-yogyakarta-ypfvTVsxOc.jpg Pit Selawe (Foto : Polres Kulonprogo)

KULONPROGO - Pit Selawe yang merupakan akronim dari Pit Kanggo Sekolah Lan Nyambut Gawe atau Sepeda Untuk Sekolah dan Bekerja, diluncurkan Polres Kulonpogo guna menekan pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar di Yogyakarta.

Dalam Operasi Patuh Progo 2019 di Kulonprogo lalu, diketahui dari total 6.365 pelanggar, sebanyak 3.220 di antaranya merupakan anak-anak dan remaja di bawah usia 16 tahun

"Sehingga dengan digelorakannya pit selawe selain untuk hidup sehat, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan, mengurangi pelanggaran lalu lintas terutama anak di bawah umur yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM)," ujar Kapolres Kulonpogo, AKBP Tartono, Kamis (13/2/2020).

Program tersebut juga bertujuan merangsang minat anak-anak sekolah dan para karyawan kantor serta masyarakat pengguna jalan untuk hidup sehat dengan bersepeda. Kebiasaan itu selain menyehatkan tubuh, juga bermanfaat mendukung upaya Kulonprogo bebas polusi.

Pit Selawe berangkat dari program Indonesia Sehat yang dicanangkan Presiden, Joko Widodo. Selain itu juga berdasarkan instruksi Polda DIY kepada seluruh polres di wilayah hukum DIY untuk mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai penggunaan sepeda sebagai sarana transportasi sehari-hari.

Dalam program ini Kapolres Kulonprogo mewajibkan personelnya yang berdomisili dekat dengan kantor Polres Kulonprogo agar menggunakan transportasi sepeda minimal setiap Selasa dan Jumat. Diharapkan masyarakat umum khususnya anak sekolah di bawah umur yang melihat aktivitas jajaran polres Kulonprogo bersepeda bisa mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga : Presiden Jokowi Lepas Dua Elang Jawa di Taman Nasional Gunung Merapi

"Apalagi anak sekolah yang masih sering terlihat lalu lalang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi, tidak menggunakan helm, apalagi tidak memiliki SIM, mereka belum boleh berkendara sepeda motor," ujar Tartono.

Penerapan program ini sudah dilakukan pada Kamis (13/2/2020) lalu. Jajaran Polres Kulonprogo bersama sejumlah guru dan siswa MAN 2 Wates bersepeda mengelilingi Kota Wates.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini