BENGKULU - Sebanyak dua warga asal Bengkulu, yang telah menjalani telah menjalani observasi di Kabupaten Natuna selama dua pekan, telah kembali ke rumahnya, Minggu (16/2/2020).
Mereka berdua diberangkatkan dengan menggunakan salah satu maskapai dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangeran, Banten tujuan Bandara Fatmawati-Soekarno, Bengkulu.
Kepulangan dua warga Bengkulu itu, ikut didampingi kakak dari salah satu mahasiswi Sinta Destiana Putri, Santi Ding. Di mana Santi ikut dalam penerbangan bersama Sinta dan Rapiska.

Saat dievakuasi di Natuna, kata perempuan berparas cantik ini, semua fasilitas dan kebutuhan telah disediakan pemerintah Indonesia. Fasilitas dan kebutuhan itu diberikan secara keseluruhan kepada warga Indonesia dari berbagai daerah yang diobservasi.
Pada hari pertama di Natuna, cerita Sinta, WNI yang dievakasi langsung diberi makan siang oleh petugas di lokasi observasi. Saat tiba pun Sinta sempat kaget jika sajian makanan yang berikan berupa ayam berukuran besar.
Bahkan, kata Sinta, fasilitas berupa tempat tidur, peralatan mandi, sendal, kamar mandi, telah disiapkan di ruang observasi.