MANADO - Fiddiani Chandra (20), mahasiswi semester 5 jurusan bisnis Internasional di Jiangsu Institute of Commerce Nanjing, China, kini bingung dengan nasibnya.
Pasalnya, gadis manis asal Manado tersebut yang kini sedang magang di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Manado, sejak Desember 2019 itu tidak bisa kembali ke China.
"Awalnya magang hanya dua bulan, sampai Januari tapi dari kampus tambah lagi sebulan, mungkin karena ada wabah virus korona," ujar Fiddiani Chandra yang akrab disapa Lingling kepada Okezone, Selasa (18/2/2020).
Baca juga: Balita Asal China di Manado Tunjukkan Tanda Negatif Virus Korona
Kini masa magang Lingling akan berakhir seminggu lagi, namun dirinya tidak bisa kembali ke China sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari kampus tempat dia menuntut ilmu.
"Hanya disuruh menunggu saja sampai batas waktu yang tidak ditentukan," kata Lingling
Padahal tidak lama lagi, ia bakal menyelesaikan studinya. Usai magang nanti dirinya tinggal menyusun skripsi dan rencananya awal bulan Juni akan diwisuda bersama dengan kakaknya yang juga kuliah di tempat yang sama.
Baca juga: Virus Korona Lumpuh di Suhu 56 Derajat Celsius
Alvini Vivian Chan, kakak Lingling sampai saat ini masih tertahan di Nanjing, namun kondisi untuk aktivitas lebih banyak di kamar karena takut terhadap masalah virus korona.
Di kota Nanjing, Provinsi Jiangsu, Tiongkok sendiri masih terdapat puluhan mahasiswa asal Indonesia yang masih bertahan. Mereka kebanyakan mahasiswa tahap akhir yang segera merampungkan kuliah di kota tersebut.
Meskipun jaraknya cukup jauh dari kota Wuhan, Provinsi Hubei, dimana virus korona berasal namun kota Nanjing tak luput dari serangan virus mematikan tersebut. Kabar terakhir ada 92 orang yang terjangkit virus korona di kota Nanjing.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.