Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

China Usir 3 Wartawan Asing karena Memuat Pernyataan yang Dianggap Rasis

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Rabu, 19 Februari 2020 |18:45 WIB
China Usir 3 Wartawan Asing karena Memuat Pernyataan yang Dianggap Rasis
Juru Bicara Kemenlu China Geng Shuang. (Foto/Kemenlu China)
A
A
A

BEIJING - China mengusir tiga jurnalis asing dari Wall Street Journal untuk meninggalkan negara itu karena memuar artikel yang dianggap rasis.

Artikel yang diterbitkan pada tanggal 3 Februari mengkritik tanggapan pemerintah China terhadap wabah vrus korona atau Covid-19.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China mengatakan telah meminta surat kabar itu untuk meminta maaf beberapa kali tetapi telah ditolak.

Mengutip BBC, Rabu (19/2/2020) surat kabar itu mengatakan, para wartawan diberikan lima hari untuk meninggalkan China.

Baca juga: Amerika Serikat Sebut 5 Media China sebagai Alat Propaganda dan Agen Partai Komunis

Artikel itu menyebut tanggapan awal pihak berwenang "rahasia dan mementingkan diri sendiri" dan mengatakan kepercayaan dunia terhadap China telah "terguncang".

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan artikel itu "rasis" dan "merendahkan" upaya China untuk memerangi wabah yang telah menewaskan lebih dari 2.000 orang di negara itu.

"Orang-orang China tidak menyambut media yang mempublikasikan pernyataan rasis dan menyerang China dengan jahat," kata Geng, tanpa menyebut wartawan yang diusir.

Laporan Wall Street Journal, ketiga wartawan yang diusir adalah dua warga AS Josh Chin, wakil kepala biro, dan Chao Deng, serta warga negara Australia Philip Wen.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement