Guru Besar Unair Sebut Virus Korona Bisa Dicegah dengan Minum "Empon-Empon"

Syaiful Islam, Okezone · Rabu 19 Februari 2020 01:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 19 519 2170593 guru-besar-unair-sebut-virus-korona-bisa-dicegah-dengan-minum-empon-empon-pJdjatX5vn.jpg Ilustrasi

SURABAYA - Akhir-akhir ini masyarakat dikhawatirkan dengan mewabahnya virus Korona yang ada di Wuhan, China. Namun untuk masyarakat Indonesia jangan khawatir dengan virus tersebut karena bisa dicegah penyebarannya.

Salah satu cara yang dilakukan adalah meminum empon-empon (kunyit, jahe, temulawak, kayu manis dan daun seri). Dengan meminum empon-empon dipastikan tubuh akan kebal dari serangan sejumlah virus, termasuk virus korona.

Guru Besar Unair dan Ketua Tim Riset Corona & Formulasi Vaksin Professor Nidom Foundation, Prof C.A.Nidom, menjelaskan pihaknya sudah mempunyai formulasi curcumin atau empon-empon untuk menangkal virus flu burung.

"Kalau flu burung sudah ada hasilnya, nah sementara hasil itu saya bandingkan akibat korona virus. Hasil yang ditimbulkan korona dengan hasil ditimbulkan flu burung hampir sama. Jadi saya punya keyakinan formulasi empon-empon ini bisa digunakan untuk korona virus, kalau ada penderita pasien di sini," terang Nidom, Selasa (18/2/2020).

Sebab, sambung Nidom, efek yang ditimbulkan hampir sama yaitu kerusakan pada paru-paru. Namun jika mencoba menguji secara langsung dengan virus korona masih belum dilakukan. Pasalnya, di Indonesia belum ada pasien positif virus korona.

"Jadi ini analogi yang bisa dianggap kebenarannya sama. Jadi flu burung lebih berat dari korona virus. Jadi flu burung bisa, insya allah korona bisa. Tapi tidak ada pasien di sini," paparnya.

Nidom menambahkan, dengan adanya formulasi tersebut maka masyarakat jangan khawatir dengan virus korona di Indonesia. Sebab masyarakat bisa menangkalnya dengan cara minum jahe, kunyit, temulawak dan kayu manis (empon-empon).

Tidak hanya virus korona, virus yang lain juga bisa ditangkal dengan meminum empon-empon. Sehingga masyarakat tetap sehat dan terbebas dari virus korona maupun virus yang lain.

"Jadi bukan dalam suatu produk yang sudah jadi, itu tidak benar. Virusnya saja tidak ada disini. Tapi cara pencegahan bisa dilakukan dengan membandingkan informasi di Wuhan akibatnya seperti apa," jelasnya.

"Lalu saya cocokkan dengan flu burung. Efek flu burung lebih berat. Masyarakat bisa minum kopi dicampur jahe, tidak harus diminum semua empon-empon itu. Kita tidak peduli dengan virus korona, yang terpenting tubuh kita bisa mengantisipasi," tandasnya.

(kha)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini