nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Semua Pasien yang Terinfeksi Virus Korona di Vietnam Dinyatakan Sembuh

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 29 Februari 2020 12:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 29 18 2176042 semua-pasien-yang-terinfeksi-virus-korona-di-vietnam-dinyatakan-sembuh-w0V9FCIalA.jpg Partikel virus korona jenis baru. (Foto/WebMD)

HO CHI MINH - Vietnam mengumumkan bahwa semua 16 pasien yang terinfeksi virus korona atau Covid-19 telah dinyatakan sembuh dan dikeluarkan dari rumah sakit.

"Jika pertempuran Covid-19 adalah perang, maka kami telah memenangkan putaran pertama tetapi tidak seluruh perang karena situasinya bisa sangat tidak terduga," kata Menteri Kesehatan Vietnam Nguyen Thi Kim Tien mengutip Al Jazeera, Sabtu (29/2/2020).

Di seluruh dunia, wabah virus korona ini telah membunuh hampir 3.000 dan menginfeksi lebih dari 83.000 hingga saat ini.

Baca juga: Melihat Suasana Pulau Sebaru di Hari Kedua Observasi 188 WNI

Baca juga: Virus Korona Meluas, KTT AS-ASEAN Ditunda

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan respons cepat pemerintah Vietnam terhadap keadaan darurat kesehatan sangat penting dalam mengatasi krisis pada tahap awal virus korona.

Pada Rabu 26 Februari, pemerintah Vietnam telah menyatakan bahwa pasien ke-16 dan terakhir yang terinfeksi virus telah dikeluarkan dari rumah sakit.

Pria berusia 50 tahun itu, tertular infeksi dari putrinya yang berusia 23 tahun. Keduanya adalah penduduk asli distrik Son Loi di Provinsi Vinh Phuc, tempat 11 kasus virus korona ditemukan.

Anak perempuan itu adalah satu dari delapan pekerja sebuah perusahaan Jepang, yang kembali dari Kota Wuhan di China, pusat virus korona pada 17 Januari. Secara keseluruhan, enam orang, di antara kelompok pekerja, dinyatakan positif virus korona.

Beberapa kerabat dan teman mereka juga terinfeksi. Di antara mereka adalah bayi berusia tiga bulan.

Dr Kidong Park, perwakilan WHO di Vietnam, mengatakan keberhasilan Vietnam dengan berkat proaktif dan konsistensi tanggap pemerintah.

Mimpi buruk Covid-19 di Vietnam dimulai ketika dua warga negara China ditemukan menjadi kasus pertama di Kota Ho Chi Minh pada 23 Januari.

Vietnam secara resmi menyatakan virus korona sebagai epidemi pada 1 Februari, ketika jumlah kasus di negara itu meningkat menjadi enam.

Pada 13 Februari, Kementerian Kesehatan juga memerintahkan 10.600 penduduk Son Loi dikunci selama 20 hari, setelah lebih banyak kasus dikonfirmasi.

"Negara ini telah mengaktifkan sistem responsnya pada tahap awal wabah, dengan mengintensifkan pengawasan, meningkatkan pengujian laboratorium, memastikan pencegahan dan pengendalian infeksi dan manajemen kasus di fasilitas kesehatan, pesan komunikasi risiko yang jelas dan kolaborasi multi-sektoral," kata Park kepada Al Jazeera.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini