Solahudin menjelaskan, Doa Qunut itu dibacakan secara pelan saat salat sirriyah atau salat yang disunahkan tidak mengeraskan suara seperti Salat Zuhur dan Ashar, dan dibaca keras saat Salat Jahiriyah atau salat yang disunahkan mengeraskan suara seperti Salat Maghrib, Isya, dan Subuh.
Baca Juga : IDI Kabupaten Cirebon Bakal Bentuk Satgas Virus Korona
"Baik ketika menjadi imam atau sedang salat sendiri," terangnya.
Bagi imam salat jamaah, tambahnya, doa qunut nazilah tersebut disesuaikan dengan keterangan, apakah doa itu untuk diri sendiri atau untuk orang banyak. "Yaitu mengubah kata ganti untuk diri sendiri menjadi kata untuk orang banyak, dan makmum cukup mengaminkannya," tutupnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.