Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Mafia Ditangkap Polisi, Stok Masker Dipastikan Aman

Taufik Budi , Jurnalis-Jum'at, 06 Maret 2020 |04:33 WIB
3 Mafia Ditangkap Polisi, Stok Masker Dipastikan Aman
Ilustrasi Masker (Foto: Okezone)
A
A
A

SEMARANG – Ketersediaan masker kesehatan dipastikan aman, meski sempat ditemukan kasus penimbunan di Kota Semarang Jawa Tengah. Tiga orang yang diduga pelaku penimbunan masker telah ditangkap polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kemarin Pak Kapolda sudah menyampaikan (terduga pelaku) ditangkap di Semarang, menimbun masker, menimbun hand sanitizer,” ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, kepada awak media, Kamis (5/3/2020).

Dia menegaskan, warga tanpa gangguan kesehatan tak perlu mengenakan masker. Berbeda halnya dengan warga yang menderita gejala sakit seperti batuk, demam, influenza sangat disarankan untuk memakai masker terutama saat di tengah keramaian.

“Kawan-kawan yang lagi flu disarankan untuk memakai masker, supaya teman yang lain tidak ketularan flunya. Supaya mereka tidak mudah kemasukan virus korona,” terang pria yang akrab disapa Hendi tersebut.

“Jadi yang sehat-sehat enggak perlu melakukan rush buying atau panik membeli masker (dalam jumlah banyak), yang akhirnya oleh beberapa kelompok orang dipakai sebagai peluang untuk mengambil keuntungan,” jelas dia.

Masker

Baca Juga: Miliki Tim Dokter Mumpuni, Masyarakat Sulsel Diminta Tidak Panik Sikapi Virus Korona

Penangkapan terhadap tiga terduga pelaku penimbun masker diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat agar tak memanfaatkan kondisi saat ini untuk mengeruk keuntungan. “Kelangkaan masker di Semarang, sejauh ini enggak. Termasuk saya juga enggak mengalami persoalan itu, karena saya juga enggak mau beli masker,” katanya.

Sekadar diketahui, polisi menangkap tiga orang yang diduga melakukan penimbunan masker di Kota Semarang. Mereka adalah AU (45), A (45), dan M (24). Penangkapan mereka bermula dari patroli siber yang dilakukan polisi setelah menerima informasi kelangkaan masker di pasaran.

"Barang bukti ini sebenarnya banyak yang mereka beli. Ada sekira 40 kardus besar, di mana perkardusnya berisi 40 kotak," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna kepada awak media, Rabu (4/3/2020).

"Dan barang bukti tersisa yang kita amankan ada 10 dus atau sekira 4.000 lembar dan antiseptik gel sebanyak 208 botol," tambah dia.

(Edi Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement