Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pimpinan KPK Keluarkan Surat Edaran Prosedur Bekerja dari Rumah

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Selasa, 17 Maret 2020 |21:02 WIB
Pimpinan KPK Keluarkan Surat Edaran Prosedur Bekerja dari Rumah
Gedung KPK. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi Satrio)
A
A
A

JAKARTA - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di bawah komando Firli Bahuri mengeluarkan Surat Edaran Nomor 06 Tahun 2020 Tanggal 16 Maret 2020 , tentang Prosedur Bekerja Dari Rumah (BDR) bagi seluruh pegawai lembaga antirasuah, sebagai antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Adapaun isi surat tersebut adalah, pegawai KPK dapat bekerja di rumah atau tempat tinggalnya. Pengaturan sisten kerja tersebut agar tetap memperhatikan dan tidak menganggu tugas dan fungsi KPK.

"Dalam hal keadaan diperlukan, pegawai wajib memenuhi panggilan atasan untuk hadir melaksanakan tugas di kantor," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Gedung KPK. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

Lalu, pegawai KPK yang melaksanakan BDR wajib berada di rumah atau tempat tinggalnya masing-masing, kecuali dalam keadaan mendesak, seperti keluar untuk memenuhi kebutuhan terkait pangan, kesehatan, ataupun keselamatan.

Baca juga: Dua Staf WHO Dikonfirmasi Positif COVID-19

"Pelaksanaan BDR dilakukan sampai dengan tanggal 31 Maret 2020 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan, pegawai yang melaksanakan BDR wajib menyediakan fasilitas dan akses internet secara mandiri," ujar Ali.

Di sisi lain, jika ada pegawai yang dinyatakan terduga terjangkit Covid-19, wajib menjalani perawatan hingga dinyatakan sehat oleh pihak rumah sakit.

"Pihak keluarga atau wali pegawai diimbau untuk menginformasikan secara berkala perkembangan kondisi kesehatan kepada atasan langsung dan melaporkannya melalui surat elektronik," tutup Ali.

(Qur'anul Hidayat)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement