Pasien Positif Corona Meninggal di Semarang Sempat ke Bali hingga Jakarta

Taufik Budi, Okezone · Selasa 17 Maret 2020 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 17 512 2184826 pasien-positif-corona-meninggal-di-semarang-disebut-punya-mobilitas-tinggi-SIPSnQvbmu.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEMARANG – Seorang pasien positif virus corona yang meninggal di RSUP dr Kariadi Semarang, disebut punya mobilitas tinggi. Setelah dilakukan penelusuran, pasien itu terpantau usai melakukan rangkaian perjalanan.

“Itu memang mobile sekali, dari Surabaya-Bali-Yogya-Bali-Jakarta, mobile sekali,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Selasa (17/3/2020).

Pasien berjenis kelamin laki-laki itu tercatat sebagai warga Semarang berusia 43 tahun. Sebelum meningga dunia, pasien tersebut mendapat perawatan medis selama 10 hari. Setelah dilakukan uji laboratorium di Balibangkes Kemenkes, diketahui hasilnya positif corona.

“Iya (meninggal sudah diektahui positif corona). Jadi baru diketahui ketika saya dapat berita itu dari Kementerian Kesehatan kemarin (Senin 16 Maret) sore, diketahui positif, terus tadi meninggal,” jelasnya.

Infografis Okezone.

Baca juga: Kembali Bertambah, Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Jadi 172 Orang

“Meninggalnya Selasa 17 Maret tadi pagi pukul 03.48 menit. Itu warga Semarang,”ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan, jumlah pasien positif corona meninggal dunia berjumlah dua orang. Sementara jumlah pasien positif yang masih menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak empat orang.

Selain empat pasien positif tersebut, Ganjar juga membeberkan pasien lain yang masih dalam pantauan.

"Yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.005 orang, pasien dalam pengawasan 69, yang dirawat 42 dan yang pulang sehat 24," kata Ganjar.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini