Share

Hindari Penyebaran Virus Corona, Bupati Gowa : Ijtima Dunia Ditunda

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 19 Maret 2020 02:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 19 340 2185571 hindari-penyebaran-virus-corona-bupati-gowa-ijtima-dunia-ditunda-Lm37mdg1aX.jpg

JAKARTA - Gelaran Ijtima Dunia Zona Asia 2020 yang rencananya dihadiri sekira 8.000 jamaah tabligh dari berbagai belahan dunia, akhirnya sepakat ditunda atau dibatalkan pelaksanaannya. Rencananya, gelaran Ijtima Dunia akan digelar di Kompleks Pesantren Darul Ulum, Gowa, Sulawesi Selatan pada 19 hingga 22 Maret 2020.

Penundaan atau pembatalan Ijtima Dunia Zona Asia 2020 itu diungkapkan oleh Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, lewat akun media sosialnya. Penundaan gelaran itu dilakukan karena sempat mengundang polemik ditengah-tengah wabah virus corona (Covid-19).

"Alhamdulilah, akhirnya sepakat Ijtima Dunia ditunda/dibatalkan pelaksanaannya," ungkap Adnan Purichta dikutip Okezone dari akun medsosnya, Kamis (19/3/2020).

Kegiatan Ijtima Dunia Zona Asia 2020 sendiri sempat menjadi polemik serta kekhawatiran di tengah masyarakat. Sebab, gelara Ijtima Dunia itu digelar saat virus corona (covid-19) sedang mewabah di Indonesia.

Menindaklanjuti polemik itu, pemerintah daerah serta pihak kepolisian dan TNI kemudian melakukan upaya negosiasi dengan pihak panitia agar menunda kegiatan Ijtima Dunia. "Tidak henti-hentinya kami melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak panitia inti, sampai Pak Dandim dan Pak Kapolres tidak pulang-pulang terus melakukan lobby," ujar Adnan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 411 Warga Negara Asing (WNA) dari sembilan negara bakal hadir ke Gowa untuk mengikuti Ijtima Dunia Zona Asia 2020. Sementara WNI, tercatat ada 8.000 orang lebih yang akan ikut gelaran itu.

Baca Juga : Guru Besar Universitas Gadjah Mada Positif Corona

Bupati Gowa mengatakan akan mengarantina sementara para WNA yang telah hadir ke acara tersebut sebelum dikembalikam ke negara asalnya masing-masing. Hal itu dilakukan setelah menyepakati penundaan terhadap gelaran itu.

"Kita juga sepakat untuk mengisolasi sementara mereka yang ada di lokasi, sampai menyusun jadwal kepulangan masing-masing. Pemda tadi pagi sudah mengirim tes kesehatan untuk memeriksa dan melakukan penyemprotan disinfektan. Insya Allah besok kami lanjutkan lagi. Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT," katanya lewat medsos.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini