Pasien Berstatus PDP dan ODP di Papua Akan Diberi Obat Klorokuin

Edy Siswanto, Okezone · Sabtu 21 Maret 2020 05:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 21 340 2186756 pasien-berstatus-pdp-dan-odp-di-papua-akan-diberi-obat-klorokuin-9fQXZvESAz.jpg Ilustrasi virus corona. (Foto: Shutterstock)

JAYAPURA – Pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) di Papua akan diberi obat klorokuin untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Juru Bicara Penanganan Covid- 19 di Provinsi Papua, dr Sumule, menegaskan bahwa pemberian obat yang biasa digunakan untuk malaria tersebut digunakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Protokolnya akan segera disiapkan, dan dalam waktu dekat ini kita akan berikan obat klorokuin bagi PDP dan ODP," katanya, Jumat 20 Maret 2020.

Ia mengatakan sebanyak 226.000 tablet obat klorokuin sedang disiapkan untuk diberikan ke rumah sakit, kemudian diberikan kepada para pasien sesuai protokol yang akan dibuat.

"Hari Senin kita usahakan klorokuin sudah bisa ada di Papua, dan mekanismenya nanti kita yang bagikan ke rumah sakit Jadi ini ada kriterianya ada kontra indikasi, pokoknya obat ini tidak boleh diminum sembarangan, harus ada resep dokter baru bisa," jelasnya.

Info grafis virus corona (Covid-19). (Foto: Okezone)

Langkah pemberian obat klorokuin diambil Satgas mengingat kondisi rumah sakit di Papua belum memenuhi standar merawat pasien Covid-19.

"Langkah ini kita ambil mengingat kondisi rumah sakit kita yang belum siap, sehingga kita memutuskan untuk segera mengambil langkah namun tetap berbasis pada keilmuan. Ini adalah upaya pencegahan. Yang bisa kita lakukan adalah memperkuat upaya pencegahannya," jelasnya.

"Mengapa klorokuin? Karena ini sudah terbukti. Dari WHO juga sudah menyampaikan dan negara-negara lain juga sudah membuktikan, baik itu di Prancis, Italia, mapupun China, mereka memakai klorokuin sebagai pengobatan itu," pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini