BENGKULU - Kondisi kesehatan bayi berusia 7 bulan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu, sudah membaik.
Bayi laki-laki asal Kota Bengkulu yang dirawat sejak Kamis 19 Maret 2020 malam itu telah diperbolehkan pulang oleh tim medis rumah sakit dan akan menjalani rawat jalan. Namun, hasil pemeriksaan spesimen pasien itu di laboratorium Kemenkes belum keluar.
Wakil Direktur Pelayanan Umum dan Medik RSUD M Yunus, Ismir Fahri mengatakan, secara klinis kondisi bayi tersebut baik, sudah tidak mengalami demam dan tidak ada lagi tanda sesak napas.
Dari hasil rapat dengan tim ahli dari dokter dan spesialis anak, bayi itu sudah diperbolehkan pulang dan dirawat jalan atau di rumah.

Namun, kata Ismir, tim medis telah mengedukasi keluarga bayi agar mengkarantina dia secara mandiri di rumah hingga hasil spesimen swab (cairan) tenggorokan yang sudah dikirim ke laboratorium Badan Litbangkes Kemenkes RI keluar.
''Bayi sudah bebas demam dan tidak ada tanda sesak nafas, sehingga tim ahli dari dokter anak dan spesialis anak, pasien sudah bisa dirawat jalan pasien. Kita memberikan edukasi kepada kelaurga agar mengkarantina mandiri sampai hasil swab keluar,'' kata Ismir saat jumpa pers di Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Jumat (27/3/2020).
Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu, Herwan Antono menambahkan, PDP corona di RSUD Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu gejala klinisnya sudah membaik, sehingga telah diperbolehkan pulang dari dirawat jalan.
''Yang di rumah sakit Arga Makmur, sudah pulang,'' pungkas Herwan.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.