nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Karyawannya Meninggal Ditembak KKB, Freeport Berduka

Saldi Hermanto, Jurnalis · Senin 30 Maret 2020 21:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 30 340 2191478 karyawannya-meninggal-ditembak-kkb-freeport-berduka-CIO5QCUhGp.jpg Aparat keamanan berada di sekitar area penembakan/FotoL Istimewa

TIMIKA - PT Freeport Indonesia berduka setelah seorang karyawannya yang merupakan warna negara Selandia Baru, Graeme Thomas Wall, meninggal dunia. Graeme menghembuskan napas terakhir dalam aksi penembakan yang terjadi di area Office Building (OB) Freeport di Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua.

Vice President (VP) Coorporate Communications PT Freeport Indonesia, Riza Pratama menyampaikan sangat berduka atas kehilangan salah satu rekan kerja. Dalam aksi itu, Graeme menjadi korban dari ulah kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan tertembak pada bagian dada.

"Kami sangat berduka atas kehilangan satu orang rekan karyawan yang meninggal dalam kejadian penembakan yang terjadi di area perkantoran PT Freeport Indonesia," kata Riza kepada Okezone, Senin (30/3/2020).

Dua korban lainnya, Jibril M. A Bahar dan Ucok Simanungkalit yang mengalami luka serius akibat serpihan peluru dievakuasi dari Klinik AEA Kuala Kencana menuju Rumah Sakit Tembagapura. Sementara empat korban cedera ringan lain, Arthur Gemmy, Agus Simanjuntak, Josephina Wongsoatmodjo dan Rendy Dennis, sempat mendapat perawatan di lokasi kejadian dan dibawa ke Klinik AEA untuk penanganan medis lebih lanjut.

"Empat orang korban lain dalam insiden penembakan ini mengalami cedera ringan dan telah mendapatkan perawatan," ujarnya.

Saat ini, kata Riza, sekitar lokasi kejadian penembakan maupun wilayah kota Kuala Kencana secara umum, telah diamankan oleh aparat keamanan TNI-Polri dan keamanan internal Freeport sendiri dari Security Risk Management (SRM). Dan seluruh karyawan telah di evakuasi dari kantor dan kawasan yang berada disekitarnya.

"Prioritas utama kami adalah memastikan keselamatan para karyawan dan keluarga mereka. Kami akan menyampaikan informasi selanjutnya bilamana ada laporan perkembangan baru dari kejadian ini," kata Riza.

Aksi penembakan oleh KKB Kali Kopi pimpinan Joni Botak dan rekannya Guspi Waker, terjadi pada Senin siang sekitar pukul 14.00 WIT. Peristiwa ini menyebabkan seorang pekerja Freeport berkebangsaan Selandia Baru meninggal dunia, sementara dua orang lainnya terkena serpihan peluru pada bagian kaki. Para pelaku diketahui berjumlah lebih dari delapan orang dengan perkuatan delapan pucuk senjata api laras panjang.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini