
"Kemudian dari tanggal 2-27 Maret telah melakukan penyelidikan terhadap 153 informasi, memblokir 38 akun, monitoring 59 akun, pelimpahan 31 akun dan penyelidikan lebih lanjut terhadap 25 akun," beber Idham.
Guna mencegah penyebaran berita hoaks yang dikhawatirkan membuat resah masyarakat, Jendral bintang empat ini berucap pihaknya telah menyiapkan satu direktur cybercrime.
"Sudah perintahkan satu direktur cybercrime," tutup Idham.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.