nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Positif Corona, Kondisi Bayi di RSUD Wates Terus Membaik

Kuntadi, Koran SI · Selasa 31 Maret 2020 11:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 31 510 2191684 positif-corona-kondisi-bayi-di-rsud-wates-terus-membaik-4mnhwiN9Tg.jpg Ruang isolasi. (Ilustrasi/Foto : Okezone.com)

KULONPROGO – Kondisi bayi empat bulan yang dinyatakan positif virus corona (Covid-19) kondisi semakin membaik. Bayi ini pun tinggal menunggu hasil tes swab. Jika hasilnya negatif, bayi tersebut bisa diizinkan pulang.

“Kondisinya berangsur-angsur membaik. Hari ini kita akan evaluasi rontgen,” kata Direktur Utama RSUD Wates, dr Lies Indriyati kepada wartawan, Selasa (31/3/2020).

Tim medis juga masih menunggu hasil tes swab yang sudah dilakukan. Jika hasilnya negatif, bayi laki-laki yang baru berusia empat bulan ini pun dinyatakan sembuh.

“Kalau hasilnya nanti negatif maka bayi ini dinyatakan sembuh dan sudah bisa pulang,” tuturnya.

RSUD Wates telah mengirimkan uji sampel ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta. Namun, hingga kini hasilnya belum keluar. Kondisi ini tidak lepas dari banyaknya antrean uji lab dari wilayah Jawa Tengah dan DIY.

“Kita masih menunggu antrean, katanya masih seratus berapa (antreannya-red),” tuturnya.

Ilustrasi. (Shutterstock)

Bayi ini dirawat di RSUD Wates sejak Selasa (17/3/2020) dengan keluhan demam dan sesak napas. Sebelumnya, bayi ini baru saja pulang dari salah satu kota di Jawa Tengah yang ditemukan kasus corona positif. Bayi ini langsung ditempatkan di ruang isolasi dan dirawat dengan standar corona.

RSUD Wates saat ini masih merawat empat pasien dalam pengawasan (PDP). Keempatnya ditempatkan di ruang isolasi dan kondisinya cukup stabil. Mereka masih harus menunggu hasil uji swab. Sementara dua PDP lainnya dirawat di RSUD Panembahan Senopati, Bantul, dan RS Panti Rapih, Yogyakarta.

Baca Juga : Marak Warga DIY Isolasi Wilayah, Sultan: Bukan Lockdown Hanya Pembatasan

“Meski ada dua yang dirawat di luar Kulonprogo, tetapi masuk dalam pendataan kita,” tutur Plt Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Sri Budi Utami.

Hingga kini, tercatat ada 159 orang dalam pemantauan (ODP). Sebagian besar merupakan pemudik, dari pendataan sudah mencapai 3.000 orang lebih.

Baca Juga : Sultan Tak Akan Tolak Pemudik, Asal Disiplin & Tidak Tularkan Virus

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini