YOGYAKARTA – Jumlah pasien penderita corona (covid 19) di DIY mengalami penambahan enam orang, menjadi 22 kasus. Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) juga dilaporkan meninggal dunia, sebelum hasil uji laboratorium keluar.
Juru Bicara Pemda DIY dalam penanganan Covid 19, Berty Murtiningsih mengatakan, pada 31 Maret ini, tercatat ada 206 orang yang sudah diperiksa (swab). Hasilnya ada 52 orang yang dinyatakan negatif, dan 24 orang positif.
Dari pasien positif ini, 2 diantaranya sembuh dan ada 3 pasien yang meninggal dunia. Satu kasus pasien meninggal dunia lainnya dikembalikan ke wilayah asal, yakni kasus ke-17. Sedangkan yang masih dalam proses uji lab, masih ada 129 orang dan ada 7 yang sudah meninggal dunia.
“Hari ini ada penambahan enam kasus, menjadi 24 kasus,” jelas Berty, dalam keterangan persnya, Selasa (31/3/2020).

Tambahan 6 pasien positif ini, rinciannya, untuk pasien ke 20 seorang perempuan 70 tahun warga Sleman. Kasus ke-21 laki-laki 37 tahun warga Sleman. Kasus 22, Laki-laki 35 tahun warga Bantul. Sedangkan kasus ke 24, seorang perempuan 80 tahun warga Sleman dan meninggal dunia dan sampel dalam proses uji lab. Kasus ke-25 seorang laki-laki 48 warga Kota Yogyakarta.
Tim Covid DIY, juga mendapatkan laporan ada satu pasien PDP seorang laki-laki usia 51 warga Bantul yang juga meninggal dunia. Sampel terhadap pasien ini masih dalam pengujian dan belum keluar.
“Total kasus ada 25 namun ada satu yang ditarik ke daerah asal, sehingga ada 24 yang positif,” jelasnya.
Berty memastikan, semua kasus yang terjadi di DIY semuanya merupakan kasus import. Dinas tidak menemukan adanya local transmisiion. Semuanya memiliki riwayat melakukan perjalanan ke luar daerah.
“Kita juga ada satu pasien yang dirawat di RS Sardjito yang sudah dinyatakan sembuh. Pasien merupakan perempuan 30 asal Sleman yang merupakan kasus ke-5,” terangnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.