JAKARTA - Kedutaan Besar Australia di Indonesia mengimbau kepada warganya untuk segera meninggalkan Indonesia dan kembali ke Australia karena menurunnya penerbangan dampak pandemi virus corona atau Covid-19.
"Penerbangan ke Australia berkurang karena maskapai mengurangi penerbangan atau menghentikannya sama sekali. Penerbangan Qantas berhenti pada 25 Maret," imbauan Kedubes Australia di Intangram yang dikutip Okezone, Rabu (1/4/2020).
Baca juga: Kedubes AS Perintahkan Keluarga Staf Usia di Bawah 21 Tahun Tinggalkan Indonesia
Sementara warga Australia yang yang berencana atau sudah tinggal lama di Indonesia, diimbau memastikan mendapatkan layanan kesehatan yang baik.
"Jika Anda adalah penduduk Australia yang sudah atau berencana menetap [dalam] jangka panjang di Indonesia, pertimbangkan apakah sudah memiliki akses ke layanan yang Anda perlukan dalam periode yang akan sulit," tulis Kedubes Australia dalam postingannya.
Imbauan serupa juga dikeluarkan pemerintah Inggris melalui laman resminya.
Dalam sebuah postingan di Twitter, Kedubes Inggris meminta warnya yang sedang berada di Indonesia untuk pulang menggunakan penerbangan komersial secepatnya.
For any 🇬🇧 British Nationals still in Bali without a ✈️ to return 🏡 please see this new option from KLM.
— UK in Indonesia (@UKinIndonesia) March 31, 2020
Departing Bali on 02 April - at ⏰ 2120 to 🇳🇱Amsterdam.
Onward ✈️ to UK still available with KLM and BAhttps://t.co/GVwzpDCDyU
Kedubes Inggris menyarankan warganya yang berada di Indonesia, khususnya di Bali membeli tiket pesawat rute Bali-Amsterdam, Belanda dengan maskapai penerbangan KLM.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.